5 Mitos yang Masih Dipercaya Jadi Penyebab Hamil
Kehamilan

5 Mitos yang Masih Dipercaya Jadi Penyebab Hamil

Juni 18th 2022

Penyebab hamil menurut medis adalah ketika sel telur dan sperma bertemu kemudian sperma membuahi sel telur. Setelah pembuahan terjadi, sel telur akan turun dan menempel di dinding rahim untuk tumbuh dan berkembang.

Kehamilan selalu menjadi sesuatu yang menarik untuk diperbincangkan. Segala sesuatunya selalu membuat takjub dan terpesona, misalnya pertemuan sel telur dan sperma, bagaimana sel telur yang dibuahi membelah diri dan menjadi bagian-bagian organ janin, bagaimana paru-paru dan jantungnya terbentuk, bagaimana janin berenang di dalam cairan ketuban dan bernapas di sana, dan lain sebagainya.

Sebagai seseorang yang sedang menjalani program hamil, Anda tentu harus mencari informasi-informasi yang kredibel tentang kehamilan. Jangan sampai termakan mitos-mitos yang beredar, yang pada akhirnya justru malah menyesatkan.

Mitos-mitos penyebab hamil, hingga kini masih dipercaya oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Khususnya oleh mereka yang tidak memiliki banyak informasi tentang kehamilan. Nah, berikut adalah beberapa mitos yang beredar yang masih dipercaya menjadi penyebab kehamilan.

Mitos 1: berciuman jadi penyebab hamil, benarkah?

Tidak sedikit lho orang yang percaya bahwa berciuman bisa bikin hamil, baik itu ciuman di pipi, kening, maupun bibir dengan lawan jenis. Dan ternyata mitos ini tidak hanya dipercaya di Indonesia saja. Banyak remaja di belahan dunia lain juga sering mempertanyakannya, takut-takut kalau sehabis berciuman kemudian mereka hamil.

Faktanya, kehamilan adalah hal yang jauh lebih rumit dibandingkan berciuman dengan lawan jenis. Kehamilan bisa terjadi bila sperma bertemu dengan sel telur di masa subur, kemudian sperma berhasil membuahi sel telur. Apakah begitu saja? Tentu tidak. Setelah berhasil membuahi sel telur, calon embrio harus berhasil turun menuju ke rahim dan menanamkan diri di dinding rahim. Bila mereka tidak berhasil turun ke rahim, dan tetap tinggal di tuba falopi, maka kehamilan akan disebut kehamilan ektopik yang tidak akan bisa dipertahankan. Sebaliknya, bila calon embrio berhasil masuk ke rahim dan menempel di dinding rahim, calon embrio akan tumbuh dan berkembang menjadi janin di sana.

Mitos 2: Berpegangan tangan bisa bikin hamil?

ilustrasi berpegangan tangan
Sumber gambar

Mitos lain tentang penyebab hamil yang beredar di masyarakat dan sampai sekarang masih dipercaya adalah berpegangan tangan bisa bikin hamil. Kenyataannya, seperti yang telah disebutkan di atas, kehamilan hanya bisa terjadi apabila ada pertemuan antara sperma dan sel telur.

Namun jangan lantas menyepelekan berpegangan tangan ya, karena menurut penelitian berpegangan tangan dalam hubungan dapat membantu menurunkan stres, mengurangi rasa sakit, dan mengurangi kecemasan.

Studi menemukan bahwa efek rasa hangat saat berpegangan tangan dapat menurunkan hormon kortisol penyebab stres, tekanan darah tinggi dan menurunkan detak jantung yang terlalu cepat. Sebaliknya, berpegangan tangan dapat meningkatkan hormon oksitosin yang menimbulkan perasaan bahagia, sama seperti efek ketika Anda berpelukan.

Menurut Tiffany Field, PhD, direktur dari Touch Research Institute di University of Miami Miller School of Medicine, berpegangan tangan dapat mengurangi rasa sakit karena pada saat itu, hormon serotonin dilepaskan.

Jadi tidak apa-apa lho kalau Anda ingin mengungkapkan rasa sayang ke lawan jenis dengan berpegangan tangan. Berpegangan tangan saja tidak akan bikin hamil, namun dapat menambah rasa sayang pasangan kepada Anda.

Mitos 3: Tidur bersebelahan jadi penyebab hamil

ilustrasi tidur bersebelahan
Sumber gambar

Tidur bersebelahan tanpa berhubungan seks tentu saja tidak akan membuat Anda hamil. Kehamilan hanya terjadi jika saat Anda tidur bersebelahan Anda melakukan kontak fisik dan berhubungan intim dengan pasangan, yang menyebabkan sperma bertemu dengan sel telur.

Tidur bersebelahan dengan pasangan setelah menikah, menurut penelitian dapat meningkatkan hubungan jangka panjang dan menciptakan hubungan yang lebih bahagia serta lebih sehat. Tidur saja dapat memberikan efek kesehatan baik mental maupun fisik, sedangkan tidur bersama pasangan akan membentuk perilaku kesehatan yang teratur. Satu sama lain juga bisa saling menjaga dan memperhatikan, khususnya apabila ada pasangan yang mengalami problem sleep apnea atau mengorok yang dapat mempengaruhi kesehatan. Dengan mengetahui problem yang dialami pasangan ketika tidur, keduanya dapat membantu menjelaskan kepada dokter saat melakukan pemeriksaan, sehingga dokter bisa memberikan diagnosis dengan benar.

Mitos 4: Berbagi handuk dengan lawan jenis dapat menyebabkan kehamilan

ilustrasi bertukar handuk
Sumber gambar

Mitos penyebab hamil lainnya adalah berbagi handuk dengan lawan jenis bisa menyebabkan Anda hamil. Faktanya, menggunakan handuk lawan jenis tidak akan membuat Anda hamil. Bahkan ketika ada sperma yang menempel di handuk tersebut dan digunakan, tidak akan membuat Anda hamil. Sperma tidak dapat hidup di pakaian, handuk, kulit atau permukaan lain selama lebih dari beberapa saat. Begitu air mani mengering atau terkena suhu ekstrim, kemampuan sperma membuahi sel telur dalam air mani akan berkurang secara signifikan.

Berbeda halnya dengan sperma yang masuk ke dalam rahim. Sperma yang berhasil masuk ke dalam rahim dapat bertahan hidup di dalam rahim hingga lima hari. Inilah sebabnya sangat mustahil untuk bisa hamil hanya dengan menggunakan handuk lawan jenis.

Penting untuk diperhatikan, bahwa menggunakan handuk orang lain entah itu lawan jenis atau sesama jenis secara bergantian, terutama dalam kondisi baru saja dipakai, berpotensi menyebabkan Anda terinfeksi bakteri. Bakteri staphylococcus dapat hidup menempel di dalam handuk selama beberapa jam, beberapa hari atau bahkan berbulan-bulan karena kelembabannya. Itulah mengapa, sebaiknya Anda tidak menggunakan handuk yang baru saja dipakai oleh orang lain, dan menjemur handuk di bawah sinar matahari atau ruangan terbuka setelah dipakai, mencuci handuk seminggu sekali agar kuman yang menempel akan mati.

Mitos 5: Menelan air mani bisa bikin hamil

Mitos lain yang masih dipercaya dapat menyebabkan kehamilan adalah menelan air mani bisa bikin hamil. Faktanya, ketika Anda menelan air mani, maka air mani akan masuk ke sistem pencernaan, sama seperti saat Anda makan atau minum.

Jalur ini tidak menawarkan jalan tembusan ke organ reproduksi sehingga tidak akan mengakibatkan kehamilan. Kehamilan hanya terjadi saat air mani masuk ke dalam rahim, dan sperma bertemu dengan sel telur di sana.

Air mani mengandung nutrisi termasuk protein, sodium, citrat, gula, seng, kalsium, asam laktat, magnesium, kalium dan lain sebagainya. Menelan air mani tidak akan membuat Anda hamil, sebagian orang percaya kandungan nutrisinya dapat memberikan manfaat kesehatan. Namun Anda perlu tahu, bahwa menelan air mani juga meningkatkan risiko tertular penyakit infeksi menular seksual. Tanpa alat penngaman, Anda berisiko tertular infeksi gonorrhea, chlamydia atau infeksi menular seksual lainnya.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Itulah tadi 5 mitos yang masih dipercaya menjadi penyebab hamil. Agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan, ikuti terus informasi tentang kehamilan yang telah kami susun berdasarkan fakta-fakta medis yang telah terverifikasi. Dapatkan pula NIPT test di trimester pertama kehamilan saat program hamil Anda berhasil, untuk menjaga kehamilan tetap sehat sampai persalinan nanti.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/healthy-sex/swallowing-semen#st-is
  2. https://www.plannedparenthood.org/learn/pregnancy/how-pregnancy-happens
  3. https://www.yahoo.com/lifestyle/4-amazing-benefits-holding-hands-130000525.html
  4. https://www.sleep.com/sleep-health/couples-sleeping-together
  5. https://www.medicaldaily.com/when-sharing-not-caring-6-personal-health-items-you-should-never-share-and-what-happens-if-you-do
  6. https://www.insider.com/facts-about-sperm-2019-1#myth-you-cant-get-pregnant-from-pre-ejaculate-or-pre-cum-1

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id