Mitos Orang Hamil yang Ada di Indonesia
Kehamilan

Mitos Orang Hamil yang Ada di Indonesia

Juli 11th 2022

Orang hamil tidak boleh duduk di depan pintu adalah mitos yang seringkali didengar saat sedang hamil. Kebenaran akan mitos itu sendiri sebenarnya sulit untuk dibuktikan, namun masih dipercayai sebagian besar orang.

Indonesia adalah negara kepulauan yang kental akan beragam budaya. Hingga saat ini, masih banyak orang yang mempraktekkan aturan atau pantangan terkait budaya di daerahnya, misalnya seperti mitos atau pantangan ibu hamil. Saat menjalani program hamil dan menggali sekian banyak informasi tentang kehamilan, tak jarang Anda juga akan menemukan info-info yang terkait dengan mitos kehamilan. Sekalipun sebenarnya sebagian besar mitos sulit untuk dibuktikan, namun tak sedikit juga orang yang masih mempercayainya.

Mitos 1: orang hamil tidak boleh makan nanas

ilustrasi foto nanas
Sumber gambar

Buah nanas adalah buah tropis yang memiliki kombinasi rasa manis dan asam yang menyegarkan. Banyaknya kandungan air di dalamnya membuat ibu hamil merasa segar setelah mengonsumsinya. Namun Anda tentu pernah mendengar bahwa ibu hamil sebaiknya tidak makan nanas karena dapat menyebabkan keguguran, benarkah mitos tersebut?

Salah. Makan nanas saat sedang hamil itu aman kok, selama tidak berlebihan.

Walaupun nanas mengandung enzim yang disebut bromelain, yang dapat meningkatkan risiko keguguran, namun kandungan enzim bromelain di dalam buah nanas tidak cukup untuk menyebabkan keguguran. Makan buah nanas dalam porsi yang tidak berlebihan akan membantu mencukupi kebutuhan nutrisi, salah satunya vitamin C.

Yang perlu diperhatikan, Anda harus tetap membatasi porsinya. Karena makan nanas dalam porsi berlebihan dapat menyebabkan heartburn, naiknya asam lambung, diare, kram, dan juga reaksi alergi.

Mitos 2: tidak boleh duduk di tengah pintu

Pantangan orang hamil lainnya yang cukup terkenal di Indonesia adalah tidak boleh duduk di tengah pintu. Duduk di tengah pintu dapat menyebabkan proses kelahiran menjadi susah dan menyakitkan.

Faktanya, rasa sakit dan kesulitan saat persalinan tidak berhubungan dengan posisi duduk atau di mana Anda duduk. Rasa sakit pada persalinan normal adalah risiko yang harus dialami, sebagai bagian dari tanda-tanda persalinan sudah dekat. Di setiap pembukaan lahir, Anda akan mengalami kontraksi yang terus menerus akan meningkat seiring dengan pembukaan penuh. Kontraksi juga akan semakin lama sehingga rasa sakitnya mungkin cukup mengganggu.

Ukuran janin juga mempengaruhi kelancaran persalinan. Semakin besar janin maka persalinan akan berlangsung lebih lama, karena janin kesulitan keluar dari lubang yang sempit. Bahu janin mungkin tersangkut di jalan lahir yang apabila tidak ada tanda-tanda persalinan selanjutnya, maka Anda harus menjalani operasi caesar untuk mengeluarkan bayi dari rahim Anda. Kalaupun janin berhasil keluar, risiko robeknya vagina mungkin juga terjadi yang meningkatkan rasa sakit pada persalinan normal.

Pun demikian, soal mitos duduk di tengah pintu memang dapat menyulitkan orang yang hendak keluar masuk melalui pintu, sehingga sebaiknya ibu hamil mencari tempat yang lebih nyaman saja untuk duduk.

Mitos 3: selama hamil sebaiknya tidak menggunakan piring yang besar

ilustrasi piring besar
Sumber gambar

Mitos orang hamil dalam adat Sunda melarang ibu hamil untuk makan menggunakan piring yang berukuran besar. Menurut mitos, ibu hamil yang makan menggunakan piring berukuran besar akan menyebabkan bayi yang lahir juga memiliki wajah lebar seperti piring.

Faktanya, bentuk mulut, wajah, hidung, mata, rambut, tinggi badan, dan semua ciri-ciri fisik yang dimiliki bayi tergantung pada orang tua. Di dalam tubuh bayi, mengalir genetik dari kedua orang tua yang kemudian akan menyebabkan bayi memiliki ciri fisik yang sama. Apabila ayah atau ibunya memiliki wajah yang lebar, bayi juga kemungkinan memiliki wajah lebar pula. Apabila mata kedua orang tua bulat, maka bayi juga berpotensi memiliki mata yang bulat.

Mitos 4: orang hamil tidak boleh keluar setelah maghrib

Salah satu mitos yang dipercayai banyak orang adalah ibu hamil dilarang keluar rumah setelah maghrib agar janin di kandungan tidak hilang diambil oleh makhluk gaib.

Hilangnya janin di dalam kandungan dalam dunia medis dijelaskan sebagai fenomena pseudocyesis. Secara umum, orang dengan pseudocyesis akan merasakan tanda-tanda kehamilan nyata seperti mual, nyeri punggung, bertambahnya berat badan, haid datang terlambat, perubahan payudara, produksi ASI di payudara, membuncitnya perut layaknya kehamilan sesungguhnya dan bahkan rasa pergerakan janin. Namun tanda-tanda kehamilan tersebut adalah kehamilan palsu, di mana saat dilakukan tes kehamilan maupun pemeriksaan kehamilan, tidak ada janin di sana.

Kehamilan palsu ini bisa berlangsung selama berminggu-minggu, sembilan bulan, bahkan beberapa tahun. Para peneliti percaya bahwa kehamilan palsu terkait dengan kemiskinan, kurangnya edukasi, pelecehan seksual, atau tekanan dan depresi yang menyebabkan seseorang mengalami delusi kehamilan.

Mitos 5: ibu hamil tidak boleh makan daging

Menurut mitosnya, daging bersifat panas dan dapat menyebabkan pendarahan pada ibu hamil, sehingga saat hamil dilarang makan daging. Faktanya, daging merah mengandung protein yang dibutuhkan ibu hamil sebagai salah satu nutrisi penting selama kehamilan.

Protein adalah nutrisi krusial yang dibutuhkan bagi pertumbuhan janin selama kehamilan. Ibu hamil membutuhkan asupan protein sekitar 71 gram setiap hari, yang bisa diperoleh melalui daging merah tanpa lemak, unggas, ikan laut, telur, kacang-kacangan, polong-polongan, dan juga produk kedelai. Mengonsumsi cukup protein sepanjang kehamilan akan membantu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan janin.

Mitos 6: ibu hamil sebaiknya mandi bunga agar kulit anak menjadi bersih

ilustrasi bunga mawar
Sumber gambar

Menurut kepercayaan Sunda, ibu hamil harus mandi bunga sehingga kulit bayi bersih dan putih saat dilahirkan. Berbicara soal warna dan kondisi kulit bayi, tentu akan kembali terkait faktor genetik orang tua. Penelitian menemukan bahwa kulit bayi akan semakin terlihat cerah di usia 2-20 bulan, namun bagaimana warna kulit anak di kemudian hari tentunya akan mirip seperti kulit ayah atau ibunya.

Yang perlu diwaspadai, apabila Anda menemukan kulit dan bagian putih mata bayi berwarna kekuningan, maka sebaiknya tidak menunda membawanya ke dokter. Perubahan warna kuning pada kulit bayi menandakan penyakit kuning/jaundice yang artinya produksi bilirubin di dalam tubuh bayi terlalu tinggi. Bayi membutuhkan perawatan medis segera apabila mengalami kuning.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Nah itulah tadi mitos orang hamil di Indonesia, yang hingga kini masih turun temurun dipercaya sebagian besar orang. Anda boleh memilih untuk percaya maupun tidak, namun bersikaplah lebih bijak terhadap mitos yang bisa membahayakan kondisi kehamilan dan janin. Mempercayai mitos terutama yang dapat mengganggu asupan nutrisi ibu hamil dan janin dapat meningkatkan risiko kecacatan dan kelainan genetik pada janin. Untuk mendeteksi kelainan genetik sejak dini, Anda bisa mendapatkan NIPT test sejak usia kehamilan 10 minggu. Bicarakan kembali dengan dokter Anda, apabila ingin mendapatkan tes tersebut demi kehamilan dan janin yang sehat.

Sumber:

  1. https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3459678/17-mitos-dan-fakta-seputar-kehamilan
  2. https://www.haibunda.com/kehamilan/20210205162122-49-190382/10-pantangan-ibu-hamil-dalam-kepercayaan-adat-jawa
  3. https://www.popmama.com/pregnancy/first-trimester/fx-dimas-prasetyo/mitos-atau-fakta-ini-pantangan-ibu-hamil-menurut-adat-sunda/7
  4. https://www.webmd.com/baby/does-pineapple-induce-labor
  5. https://www.medicinenet.com/what_is_better_normal_or_cesarean_delivery/article.htm
  6. https://www.webmd.com/baby/false-pregnancy-pseudocyesis
  7. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20045082
  8. https://www.medicalnewstoday.com/articles/are-black-babies-born-white#causes-of-change

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id