5 Rekomendasi Makanan untuk Awal Kehamilan
Kehamilan

5 Rekomendasi Makanan untuk Awal Kehamilan

Agustus 26th 2022

Masa awal kehamilan adalah periode yang cukup penting bagi perkembangan janin. Pada awal kehamilan, plasenta dan beberapa organ mulai terbentuk. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi ibu dan janin harus dapat dipenuhi secara sempurna.

Makanan untuk awal kehamilan adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Pemberian intervensi berupa nutrisi yang adekuat harus diberikan sedini mungkin. Apa yang Anda konsumsi sejak hamil dapat mempengaruhi bayi hingga ia lahir ke dunia.

Tahukah Anda bahkan nutrisi sejak dalam kandungan juga berpengaruh pada kehidupan seseorang di usia tua? Beberapa penyakit metabolik, seperti diabetes, memiliki hubungan dengan kejadian kekurangan nutrisi saat bayi. Akan tetapi, kelebihan asupan makanan ketika hamil juga dapat berdampak bahaya bagi ibu dan janin dalam kandungan. Itulah mengapa seorang ibu hamil harus memperhatikan makanan untuk awal kehamilan dengan saksama.

Apa saja makanan untuk awal kehamilan yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil? Berikut rekomendasi makanan untuk awal kehamilan yang harus ada dalam porsi makan harian Anda.

Asam folat sebagai makanan untuk awal kehamilan

ilustrasi konsumsi asam folat untuk ibu hamil
Sumber gambar

Asam folat adalah salah satu zat yang wajib ada dalam menu makanan untuk awal kehamilan. Setiap ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat karena perannya yang penting dalam pembentukan sel saraf. Zat tersebut dapat ditemukan pada sayuran hijau, buah-buahan, dan biji-bijian.

Kebutuhan harian asam folat bagi ibu hamil sebanyak 600mcg. Akan tetapi, angka tersebut rasanya tidak akan tercukupi hanya dari diet makanan harian. Anda perlu mengonsumsi suplemen asam folat dengan dosis 400mcg per hari. Dahulu, konsumsi asam folat bukanlah kewajiban, tapi saat ini hampir semua dokter kandungan akan merekomendasikan suplementasi asam folat sebagai makanan untuk awal kehamilan.

Diet tinggi protein sebagai makanan untuk awal kehamilan

ilustrasi diet tinggi protein
Sumber gambar

Protein sudah dikenal luas berperan dalam regenerasi sel. Tak hanya itu, protein juga mempercepat kesembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan stress dari luar. Manfaat besar itulah yang membuat ibu hamil sebaiknya melakukan diet tinggi protein.

Protein adalah makanan untuk awal kehamilan yang sangat penting. Protein dapat Anda peroleh dari tumbuhan (nabati) seperti kacang-kacangan. Akan tetapi, ketika hamil, hendaknya Anda lebih banyak mengonsumsi protein hewani seperti ikan, telur, dan daging.

Konsumsi makanan kaya vitamin dan serat

Makanan untuk awal kehamilan yang tak kalah penting adalah vitamin. Pada dasarnya semua vitamin harus dikonsumsi, terutama vitamin A dan C. Vitamin A dan C banyak ditemukan pada buah dan sayuran yang berwarna merah oranye, seperti jeruk dan wortel.

Seperti yang umum diketahui, ibu hamil sering memiliki masalah dengan pencernaan. Sementara itu, serat sebagai makanan untuk awal kehamilan berfungsi dalam memperlancar kerja pencernaan. Serat dapat Anda temukan dalam berbagai sayur dan buah, terutama buah pepaya dan pisang.

Beri tambahan suplementasi zat besi

Mengapa zat besi penting dikonsumsi sebagai makanan untuk awal kehamilan? Hal tersebut karena anemia dapat berdampak serius dalam kehamilan. Anemia dapat menyebabkan ibu hamil lebih berisiko terhadap kejadian bayi lahir prematur, BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), perdarahan, dan sebagainya.

Kebutuhan zat besi saat hamil adalah 27mg per hari. Anda dapat memperolehnya dengan mengonsumsi daging, hati, ikan, dan aneka makanan laut. Meski demikian, biasanya Anda akan tetap diberikan suplementasi zat besi selama 30 hari yang merupakan program wajib pemerintah.

Makanan untuk awal kehamilan harus kaya kalsium

ilustrasi Makanan untuk awal kehamilan tinggi protein
Sumber gambar

Seperti yang umum diketahui, kalsium baik untuk pertumbuhan tulang dan otot. Sebenarnya tak hanya itu, kalsium dapat membantu mengurangi risiko eklampsia selama kehamilan. Eklampsia adalah kejang dalam kehamilan yang merupakan kondisi mengancam nyawa.

Anda perlu mengonsumsi 1000mg kalsium per hari selama hamil. Kalsium dapat Anda peroleh melalui konsumsi ikan teri, telur, kacang hijau, dan tulang ayam. Memang tidak mungkin untuk banyak mengonsumsi tulang ayam, namun Anda juga bisa memperolehnya langsung dengan meminum susu. Saat ini, kebanyakan susu telah ditambahkan kalsium dalam jumlah yang cukup banyak.

Selain memenuhi rekomendasi makanan untuk awal kehamilan tersebut, ada baiknya Anda melakukan olahraga dan stimulus lain. Olahraga yang baik dilakukan selama hamil adalah jalan kaki, renang, dan senam. Sementara itu, mengajak bicara dan memperdengarkan musik pada janin merupakan stimulus yang dapat merangsang perkembangan otak di awal kehamilan.

Setelah melakukan hal-hal tersebut, jangan lupa untuk selalu memeriksakan diri ke dokter atau bidan. Anda tetap harus mengunjungi dokter dan melakukan USG minimal 8 kali selama kehamilan. Jika memungkinkan, Anda juga dapat melakukan NIPT Test untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin sedini mungkin.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah rekomendasi makanan untuk awal kehamilan. Semoga dengan mengonsumsi makanan tersebut, Anda dapat menjalani proses kehamilan yang sehat dan aman hingga persalinan.

Sumber:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5104202/
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20045082
  3. https://www.acog.org/womens-health/faqs/nutrition-during-pregnancy

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id