5 Rekomendasi Makanan Penyubur Kandungan Bagi Penderita Endometriosis
Kehamilan

5 Rekomendasi Makanan Penyubur Kandungan Bagi Penderita Endometriosis

September 12th 2022

Endometriosis merupakan salah penyakit yang mempengaruhi tingkat kesuburan seorang perempuan. Selain melakukan terapi, diet makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis sangat penting untuk dilakukan. Nutrisi yang tepat dapat membantu mengembalikan kesuburan, meski hal itu membutuhkan waktu cukup lama.

Namun sebelum mengetahui makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu tentang endometriosis. Apa itu endometriosis? Mengapa penyakit ini berpengaruh pada kesuburan seorang perempuan?

Anatomi dinding rahim terdiri atas 3 lapis otot, mulai dari luar ke dalam, yaitu perimetrium, myometrium, dan endometrium. Endometriosis adalah pertumbuhan endometrium (otot bagian terluar dinding rahim) di tempat yang tak semestinya. Endometrium dapat tumbuh di bagian tengah (myometrium), luar (perimetrium), atau bahkan di luar dinding rahim. Ia dapat pula tumbuh di saluran tuba maupun tempat lain di luar rahim.

Penyakit ini mengakibatkan perdarahan abnormal, yaitu perdarahan di antara 2 siklus menstruasi. Tak hanya itu, endometriosis juga dapat menyebabkan perdarahan yang banyak saat menstruasi, siklus menstruasi menjadi semakin panjang, semakin pendek, atau bahkan tidak teratur. Pada dasarnya, endometriosis akan mengacaukan siklus menstruasi sehingga berpengaruh pada tingkat kesuburan.

Dokter biasanya akan merencanakan beberapa terapi untuk mengatasi ketidakteraturan tersebut. Akan tetapi, diperlukan waktu dan kesabaran untuk dapat mengembalikan kesuburan penderita. Apabila Anda menderita endometriosis dan ingin segera memiliki anak, Anda juga harus menjalankan diet makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis agar memperoleh hasil optimal. Berikut adalah rekomendasi zat makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis.

Lemak tak jenuh sebagai makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis

ilustrasi alpukat
Sumber gambar

Lemak tak jenuh berperan penting sebagai makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis. Lemak tak jenuh sendiri terdiri atas 2 macam, lemak tak jenuh rantai tunggal (MUFA) dan lemak tak jenuh rantai ganda (PUFA). Keduanya sangat baik untuk kesehatan, namun MUFA lebih berperan dalam hal kesuburan.

PUFA merupakan omega 3 dan omega 6 yang dapat Anda temukan pada ikan dan susu. Sedangkan, MUFA dapat Anda peroleh dari konsumsi zaitun, alpukat, dan kacang-kacangan. Efek antiinflamasi pada lemak tak jenuh terbukti dapat meningkatkan kesuburan tak hanya bagi perempuan, tapi juga laki-laki.

Hindari konsumsi makanan yang mengandung banyak kolesterol dan lemak trans. Kolesterol dan lemak trans banyak terdapat pada minyak goreng, daging merah, dan pemanasan berlebihan terhadap produk minyak tumbuhan. Minyak biji-bijian memang sangat baik bagi kesehatan, tapi berhati-hatilah agar tidak menggunakannya dengan terlalu panas.

Makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis harus tinggi protein

ilustrasi ibu hamil makan
Sumber gambar

Terdapat dua sumber utama protein, yaitu protein hewani dan nabati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa protein nabati berperan penting dalam diet makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis. Protein nabati dapat ditemukan dalam tahu, tempe, kacang-kacangan, biji-bijian, dan buncis.

Konsumsi protein hewani diketahui dapat meningkatkan kesuburan dan menurunkan obesitas pada anak di masa mendatang. Meski demikian, diet tinggi protein nabati tanpa konsumsi protein hewani sama sekali akan berisiko pada defisiensi vitamin dan mineral. Konsumsilah kedua jenis protein tersebut, namun dengan rasio yang lebih banyak pada protein nabati.

Konsumsi makanan dan suplementasi vitamin D

Selama ini makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis yang terkenal adalah vitamin E. Nyatanya, vitamin E hanya berperan kecil pada kesuburan. Justru vitamin D yang terbukti berperan besar dalam meningkatkan kesuburan.

Vitamin D dapat Anda peroleh dari ikan, telur, dan makanan yang telah difortifikasi. Anda dapat memperolehnya langsung dalam jumlah banyak dengan mengonsumsi susu atau suplementasi vitamin D. Setelah mengonsumsi vitamin D, jangan lupa untuk berjemur di bawah sinar matahari selama 10-20 menit per hari.

Sinar matahari akan mengaktifkan provitamin D dalam tubuh menjadi vitamin D yang siap digunakan. Akan tetapi, Anda hanya memerlukan sedikit paparan sinar matahari untuk mengaktifkan hal tersebut. Berhati-hatilah agar tidak berjemur terlalu lama karena hal itu dapat meningkatkan risiko kanker kulit.

Cukupi kebutuhan zat besi harian

ilustrasi ikan
Sumber gambar

Zat besi penting dalam pembentukan sel darah merah. Setiap remaja perempuan wajib mengonsumsi cukup zat besi untuk mempersiapkan kehamilan di masa mendatang. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia yang berbahaya dalam kehamilan dan mengurangi kesuburan.

Zat besi banyak terdapat pada daging sapi, hati, telur, dan ikan. Konsumsi vitamin C di saat yang bersamaan juga diketahui dapat meningkatkan penyerapan zat besi. Hindari konsumsi kafein seperti kopi maupun teh karena dapat menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.

Konsumsi makanan yang mengandung zink dan asam folat

Asam folat dan zink tak hanya memiliki segudang manfaat dalam kehamilan, ia juga bermanfaat dalam meningkatkan kesuburan. Zink dan asam folat dapat Anda peroleh dari buah, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Zink berperan penting dalam mengatur siklus hormonal seorang perempuan.

Sementara itu, asam folat merupakan salah satu makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis yang sangat penting. Asam folat juga dapat mencegah kelainan saraf pada janin jika nantinya Anda berhasil untuk hamil.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Setelah mengikuti rekomendasi makanan penyubur kandungan bagi penderita endometriosis di atas, diharapkan Anda dapat segera mengalami kehamilan. Apabila Anda berhasil hamil, jangan lupa untuk melakukan pemeriksaan wajib USG dan pemeriksaan lain seperti NIPT Test untuk mendeteksi kelainan kromosom pada janin dalam kandungan. Jangan lupa untuk terus berdoa, berusaha, dan tetap sabar dalam mengusahakan kehamilan.

Sumber:

  1. https://www.bda.uk.com/resource/a-clinical-update-on-diet-and-fertility.html
  2. https://www.health.harvard.edu/blog/fertility-and-diet-is-there-a-connection-2018053113949
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6079277/#:~:text=Diets%20high%20in%20unsaturated%20fats,outcomes%20in%20women%20and%20men

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id