5 Rekomendasi Makanan Ibu Hamil Agar Janin Sehat
Kehamilan

5 Rekomendasi Makanan Ibu Hamil Agar Janin Sehat

Agustus 3rd 2022

Kehamilan adalah peristiwa yang didambakan sebagian besar pasangan yang telah menikah. Peristiwa yang dimulai dari pembuahan, implantasi, dan gestasi tersebut bukan merupakan proses yang sederhana. Baik usaha untuk hamil maupun mempertahankan kehamilan merupakan dua usaha yang sama-sama membutuhkan perhatian ekstra. Salah satu hal esensial yang perlu diperhatikan saat kehamilan adalah mengenai makanan ibu hamil.

Mengapa Anda harus memberi perhatian ekstra dalam hal makanan ibu hamil? Hal ini karena saat hamil, tubuh membutuhkan kebutuhan nutrisi ekstra untuk mendukung pertumbuhan janin dan mempertahankan stamina ibu. Akan tetapi, kebutuhan ekstra tersebut tentu ada batasnya.

Apabila dulu Anda sering mendengar bahwa ibu hamil harus makan dengan porsi dua kali lipat, maka saat ini hal itu sudah tak lagi dibenarkan. Bukannya menyehatkan, kalori yang berlebihan akan sangat berbahaya. Hal tersebut dapat memicu berbagai kondisi patologis, termasuk diabetes gestasional (diabetes dalam kehamilan).

Lalu berapa kalori yang harus ditambahkan dalam makanan ibu hamil? Kehamilan dengan janin tunggal membutuhkan tambahan 340 kkal per hari, janin kembar sebanyak 600 kkal per hari, dan janin triplet sebanyak 900 kkal per hari, yang dimulai sejak trimester kedua. Sedangkan, penambahan berat badan ideal selama kehamilan adalah 11-16kg. Penambahan berat badan ideal tersebut tak selalu sama tiap orang, terutama bagi perempuan yang mengalami obesitas sebelum kehamilan.

Selain tambahan kalori dan berat badan, apa saja sih nutrisi yang harus ada dalam makanan ibu hamil? Mari simak ulasan berikut.

Suplementasi asam folat

ilustrasi sayuran hijau
Sumber gambar

Salah satu makanan ibu hamil yang sangat penting adalah asam folat. Asam folat dapat mencegah kelainan sistem saraf pada janin, seperti spina bifida (tulang belakang yang terbuka). Kebutuhan harian asam folat pada ibu hamil adalah 600mcg.

Anda bisa mengonsumsi makanan ibu hamil kaya asam folat seperti sayuran hijau, jeruk, dan biji-bijian. Akan tetapi, hendaknya Anda tetap mengonsumsi suplemen asam folat sebanyak 400mcg per hari karena nutrisi dari makanan saja tidak cukup.

Tablet zat besi

Setiap remaja perempuan hendaknya mengonsumsi cukup zat besi sebagai deposito ketika kelak hamil. Sebab, anemia dalam kehamilan masih menjadi masalah yang umum di Indonesia. Padahal, anemia dapat berdampak pada persalinan prematur, berat badan lahir rendah, dan beberapa penyakit lain.

Setiap ibu hamil diharuskan mengonsumsi 27mg zat besi atau dalam bentuk 1 tablet besi per hari sejak trimester pertama. Selain itu, makanan ibu hamil yang kaya akan zat besi adalah daging, hati, dan udang.

Konsumsi kalsium

ilustrasi kalsium untuk ibu hamil
Sumber gambar

Makanan ibu hamil lain yang tak kalah penting adalah kalsium. Bahkan konsumsi kalsium dapat mencegah terjadinya eklampsia, salah satu kondisi yang mengancam nyawa ibu dan janin. Kebutuhan kalsium ibu hamil adalah 1000mg per hari, yang bisa Anda peroleh dari susu, olahan susu (keju, youghurt), ikan teri, dan banyak lagi. Anda juga bisa langsung mengonsumsi suplemen kalsium bila tidak ingin ambil pusing.

Makanan ibu hamil dengan suplementasi vitamin

Secara umum, semua vitamin diperlukan dalam makanan ibu hamil. Akan tetapi, vitamin D, B, C, dan A adalah yang paling utama. Vitamin bisa diperoleh dari konsumsi segala jenis buah, sayur, ikan, dan telur. Anda juga bisa mengonsumsi multivitamin dari dokter yang biasanya sudah mencakup seluruh vitamin tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa dosis vitamin pun tak boleh kurang maupun berlebihan. Beberapa vitamin, seperti vitamin A, dapat mengakibatkan cacat bawaan pada janin bila dikonsumsi melebihi dosis. Oleh karena itu, konsultasikan pada dokter mengenai batasan suplementasi vitamin tersebut.

Makanan ibu hamil kaya protein

ilustrasi makanan sumber protein
Sumber gambar

Protein merupakan zat gizi yang berfungsi untuk meregenerasi sel-sel dalam tubuh. Protein berperan penting dalam pertumbuhan, imunitas, dan kecepatan terapi seseorang. Dalam kehamilan, protein berpengaruh pada perkembangan organ janin, seperti otak janin.

Kebutuhan protein selama hamil adalah 71g per hari. Makanan ibu hamil kaya protein yang bisa dikonsumsi seperti ikan, telur, daging sapi, susu, dan kacang-kacangan. Tidak banyak suplementasi protein, jadi Anda harus memaksimalkan masukan protein dari porsi makanan sehari-hari.

Banyak penyakit atau kelainan berawal dari nutrisi yang salah. Sebaliknya, nutrisi yang tepat sejak dalam kandungan akan menghadirkan generasi masa depan bangsa yang cemerlang. Oleh karena itu, mulailah memerhatikan makanan ibu hamil yang bergizi tepat sedini mungkin, bahkan jika memungkinkan sejak sebelum menikah.

Jika Anda telah memerhatikan nutrisi tersebut sejak sebelum kehamilan, tak perlu upaya sulit untuk memperbaikinya ketika hamil. Anda pun bisa mengalokasikan waktu Anda untuk hal lain yang tak kalah penting, seperti berbagai tes dalam kehamilan, termasuk USG dan NIPT test. Tak banyak orang yang tahu tentang NIPT test, namun pemeriksaan tersebut cukup direkomendasikan untuk dilakukan selama kehamilan.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah ulasan seputar makanan ibu hamil yang penting untuk dikonsumsi. Semoga membantu Anda dalam menjalani aktivitas yang sehat selama kehamilan.

Sumber:

  1. https://www.acog.org/womens-health/faqs/nutrition-during-pregnancy
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy-nutrition/art-20045082
  3. https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/nutrition-during-pregnancy#:~:text=To%20maintain%20a%20healthy%20pregnancy,be%20kept%20to%20a%20minimum.

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id