Penyebab Terjadinya Kram Perut Saat Hamil
Kehamilan

Penyebab Terjadinya Kram Perut Saat Hamil

November 5th 2022

Kram perut saat hamil merupakan suatu keluhan yang terjadi pada hampir setiap ibu hamil. Kram perut saat hamil akan terjadi pada trimester pertama kehamilan, terutama pada usia kandungan di bawah 8 minggu. Anda tidak perlu terlalu khawatir karena itu adalah keluhan yang wajar dan sudah semestinya akan dirasakan ibu hamil.

Akan tetapi, hal tersebut tidak lantas membuat Anda abai terhadap kemungkinan terburuk. Meski sebagian besar merupakan hal yang wajar, namun ada beberapa kelainan yang juga mengakibatkan kram perut saat hamil. Berikut adalah penyebab kram perut saat hamil serta tanda bahaya yang harus Anda perhatikan dengan saksama.

Penyebab kram perut saat hamil

ilustrasi penyebab kram perut saat hamil
Sumber gambar

Secara umum, kram perut saat hamil dibagi menjadi kram perut yang normal dan tidak normal. Ada dua kondisi yang menyebabkan keluhan tersebut. Berikut akan dijelaskan mengenai kedua penyebab tersebut.

Implantasi janin

Kram perut saat hamil yang merupakan kondisi normal disebabkan oleh implantasi janin ke dalam rahim. Ini terjadi sekitar usia kehamilan 4-6 minggu. Anda akan merasakan kram pada perut bagian bawah. Sebagian ibu hamil hanya merasakannya secara samar, namun sebagian lagi merasakannya seperti nyeri sebelum haid.

Bagaimana proses implantasi janin tersebut? Jadi, saat pembuahan, umumnya embrio masih berada pada saluran tuba. Embrio lalu bergerak melalui saluran menuju ke rahim. Setelah sampai di rahim, ia akan ditanam atau ditancapkan ke dinding rahim. Proses ini tak hanya menyebabkan kram perut saat hamil, namun juga menghasilkan percikan darah yang keluar sebagai flek saat hamil muda.

Kontraksi rahim

Selain implantasi janin, sebab lain dari terjadinya kram perut saat hamil adalah kontraksi rahim. Sebenarnya kontraksi rahim bisa merupakan hal yang normal. Akan tetapi, pada beberapa kasus kelainan juga bisa terjadi kontraksi rahim berlebihan.

Beberapa kelainan yang menyebabkan kontraksi rahim dan keluhan kram perut saat hamil adalah aborsi (keguguran), hamil anggur, dan KET (Kehamilan Ektopik Terganggu). Pada Kehamilan Ektopik Terganggu), kram dirasakan sangat hebat, bahkan lebih tepat disebut sebagai nyeri perut hebat.

Kapan harus ke dokter?

ilustrasi konsultasi ke dokter
Sumber gambar

Kram perut saat hamil muda memang sebagian besar adalah kondisi yang normal. Akan tetapi, Anda tetap harus waspada terhadap beberapa kemungkinan seperti aborsi dan KET. Berikut adalah beberapa gejala kram perut saat hamil yang tidak normal.

  1. Kram perut saat hamil berlangsung dalam waktu lama, tidak membaik dengan istirahat
  2. Keluar darah dalam jumlah yang cukup banyak
  3. Adanya rasa mual dan muntah yang berlebihan
  4. Keluar gumpalan daging dari lubang kemaluan
  5. Wajah pucat
  6. Jantung berdetak kencang
  7. Telapak tangan mulai dingin, basah, dan pucat

Jika Anda mengalami satu saja gejala di atas, segeralah berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan memberikan pertolongan pertama dan memeriksa kondisi janin melalui pemeriksaan USG. Kadang dokter juga akan meresepkan beberapa obat dan vitamin untuk memperkuat kandungan.

Pemeriksaan USG pada kondisi ini sangat penting untuk melihat keadaan janin dalam kandungan. Anda juga bisa sekalian meminta tes NIPT untuk mendeteksi adanya kelainan kromosom janin. Tes NIPT dapat dilakukan sedini mungkin, yaitu sejak usia kehamilan menginjak 10 minggu.

Cara mengatasi kram perut saat hamil

Nah, jika sudah mengetahui penyebab kram perut saat hamil, sudah semestinya Anda juga tahu cara mengatasinya. Keluhan tersebut pasti tidak nyaman dan membuat perasaan khawatir jika dibiarkan terus-menerus. Berikut adalah cara meredakan kram perut saat hamil.

Istirahat sejenak

Berhentilah beraktivitas sejenak ketika kram terjadi. Cobalah berbaring beberapa saat bila memungkinkan. Posisi perut yang rileks saat berbaring (tidak ditekuk) akan mengurangi ketegangan otot perut dan rahim. Sebagian besar perempuan merasakan keluhan berkurang secara drastis, bahkan menghilang, ketika melakukan cara ini.

Kompres air hangat

Kompres air hangat dikenal dapat menguraikan ketegangan otot. Sebenarnya Anda bebas menggunakan air hangat maupun dingin. Akan tetapi, sebagian besar orang lebih menyukai air hangat untuk memberikan rasa tenang. Air hangat memang dikenal memiliki efek relaksasi pada tubuh dan pikiran manusia.

Makan bergizi seimbang

Apa pun keluhan yang terjadi, menjaga pola makan merupakan hal yang penting. Pada beberapa kasus, kram perut saat hamil bisa terjadi akibat kurangnya zat besi. Anda dapat melakukan tes nutrigenomik untuk mengetahui makanan yang cocok dengan kebutuhan tubuh. Dengan mengonsumsi makanan yang tepat, gizi akan terpenuhi secara optimal.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, setelah membaca artikel ini, semoga Anda tidak lagi khawatir berlebihan jika mengalami kram perut saat hamil. Sebaliknya, Anda dapat berpikir dengan tenang sehingga mampu mengatasi keluhan tersebut dengan baik. Tapi bila keluhan sudah terasa tidak wajar, segeralah pergi ke dokter untuk memperoleh penanganan yang cepat dan tepat secara medis.

Sumber:

  1. https://www.webmd.com/baby/abdominal-pain-and-pregnancy-what-to-know
  2. https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/stomach-pain/#:~:text=Stomach%20(abdominal)%20pains%20or%20cramps,a%20poo%20or%20pass%20wind

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id