Amankah Mengalami Keputihan Saat Hamil Muda?
Kehamilan

Amankah Mengalami Keputihan Saat Hamil Muda?

Oktober 14th 2022

Keputihan saat hamil muda merupakan salah satu keluhan yang banyak dialami oleh ibu hamil. Keputihan memang sering pada saat hamil, mulai dari awal hingga akhir kehamilan. ada yang hanya merasakannya pada trimester pertama, namun ada pula yang mengeluhkan hal tersebut hingga menjelang persalinan. Frekuensi dan volume keputihan yang dialami setiap ibu hamil pun berbeda.

Meskipun sering terjadi pada kehamilan, keputihan saat hamil muda tidak dapat selalu diremehkan. Ada beberapa tanda yang harus diwaspadai ketika Anda mengalami keputihan saat hamil muda. Berikut akan dijelaskan mengenai keputihan saat hamil muda yang normal maupun tidak normal.

Amankah keputihan saat hamil muda?

ilustrasi keputihan saat hamil
Sumber gambar

Keputihan saat hamil muda merupakan hal yang sering terjadi dan secara umum masih dianggap normal. Keputihan saat hamil muda merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mencegah masuknya mikroorganisme dari luar ke dalam rahim. Misalnya ketika ada bakteri tidak normal di vagina, ia tidak dapat memasuki serviks karena terhalang cairan kental yang lalu mendorongnya keluar.

Selain sebagai mekanisme pertahanan tubuh, keputihan merupakan hasil pembuangan sampah dari dalam tubuh. Keputihan terdiri atas sekumpulan bakteri dan sel-sel mati dari dinding rahim yang mengelupas pada setiap awal periode haid. Sampah tersebut kemudian dikeluarkan melalui vagina agar tak mengganggu keberlangsungan proses yang terjadi dalam organ reproduksi.

Keputihan saat hamil muda merupakan hal yang normal. Akan tetapi, tidak semua keputihan tergolong normal. Keputihan saat hamil muda yang normal umumnya tidak terlalu kental, bening, dan tidak berbau menyengat. Volume keputihan saat hamil muda sangat beragam pada tiap ibu hamil, Anda tidak perlu terlalu khawatir pada jumlah keputihan yang banyak.

Ciri keputihan saat hamil muda yang tidak normal

ilustrasi keputihan yang tidak normal
Sumber gambar

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa tidak semua keputihan saat hamil muda normal. Anda harus mengetahui tanda waspada pada keputihan. Apabila mengalami salah satu dari tanda tersebut, hendaknya segera berkonsultasi pada dokter.

Keputihan saat hamil muda yang tidak normal biasanya merupakan tanda infeksi. Infeksi yang dibiarkan terus-menerus ketika hamil, perlahan akan berdampak buruk terhadap janin kandungan. Berikut adalah tanda keputihan yang perlu diwaspadai.

Berwarna

Keputihan normal umumnya bening atau tidak berwarna. Kalau memang berwarna, itu sebatas putih susu yang samar. Warna apa pun selain itu dianggap sebagai hal yang tidak wajar, misalnya putih pekat, kuning, hijau, abu-abu, dan sebagainya.

Keputihan berwarna biasanya merupakan tanda infeksi. Infeksi tersebut dapat disebabkan oleh jamur, bakteri, maupun parasit. Infeksi tersebut dapat tergolong dalam IMS (Infeksi Menular Seksual) maupun tidak. Penanganan secepat mungkin sangat dibutuhkan agar infeksi tidak menyebar dan mengakibatkan komplikasi dalam kehamilan.

Berbau

Keputihan normal tidaklah berbau. Apabila menemukan keputihan berbau amis atau menyengat lainnya, Anda perlu waspada. Bisa jadi itu merupakan tanda infeksi. Infeksi yang cukup sering terjadi pada perempuan disebabkan oleh bakteri Gardnerella vaginalis atau jamur Candida albicans. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadinya infeksi lain yang lebih berbahaya.

Menggumpal

Keputihan normal pada umumnya memiliki konsistensi cair. Apabila menemukan keputihan yang sangat kental, bahkan menggumpal seperti keju, kemungkinan Anda mengalami infeksi. Keputihan dengan konsistensi menyerupai gumpalan keju merupakan ciri khas infeksi jamur. Segeralah berobat karena infeksi jamur biasanya sulit atau memiliki masa pengobatan yang panjang.

Adanya bercak

Pernah menjumpai keputihan saat hamil muda yang disertai bercak? Entah itu bercak merah atau coklat. Bisa jadi itu adalah darah yang ikut keluar saat terjadi keputihan. Kadang, keputihan yang tidak normal juga disertai pembengkakan vulva, yaitu bagian luar dari alat kelamin.

Apa yang harus dilakukan?

ilustrasi ibu hamil mengalami sakit
Sumber gambar

Kini Anda telah mengetahui bahwa tidak semua keputihan saat hamil muda normal. Hal ini lantas membuat Anda bertanya mengenai tindakan apa yang harus dilakukan setelahnya. Jawabannya cukup sederhana, yaitu konsultasi dengan dokter kandungan, makan bergizi, dan jangan panik.

Dokter akan memeriksa keputihan Anda terlebih dahulu sebelum menentukan terapi yang tepat. Biasanya dokter kandungan juga akan melakukan pemeriksaan USG untuk memantau kondisi janin. Anda juga bisa melakukan tes NIPT untuk mengetahui adanya kelainan kromosom pada janin sejak dalam kandungan.

Selain konsultasi dengan dokter kandungan, Anda juga harus tetap menjaga pola makan secara mandiri. Makanlah dengan porsi cukup dan bervariasi agar kebutuhan nutrisi selama hamil terpenuhi dengan baik. Kini sudah tersedia tes nutrigenomik yang dapat dilakukan bila ingin mengetahui lebih detail mengenai kebutuhan nutrisi Anda.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Jangan lupa hal terakhir yang tak kalah penting adalah jangan panik. Perasaan panik dan cemas berlebih bisa berdampak buruk bagi perkembangan janin. Bagaimana pun juga, secara umum keputihan saat hamil muda adalah hal yang wajar dan sering terjadi. Jika memang mengalami tanda keputihan yang harus diwaspadai, Anda cukup mematuhi anjuran dokter agar dapat kembali sehat seperti sedia kala.

Sumber:

  1. https://www.mayoclinic.org/symptoms/vaginal-discharge/basics/causes/sym-20050825
  2. https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/vaginal-discharge/#:~:text=It%20is%20normal%20to%20have,%2C%20jelly%2Dlike%20pink%20mucus
  3. https://www.healthline.com/health/pregnancy/vaginal-discharge-during-pregnancy#What-causes-changes-to-vaginal-discharge?

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id