Sperma Keluar di Luar, Seberapa Peluang Istri Bisa Hamil?
Kesehatan

Sperma Keluar di Luar, Seberapa Peluang Istri Bisa Hamil?

Juli 30th 2022

Kenapa bisa hamil padahal dikeluarkan di luar? Anda harus tahu bahwa sperma keluar di luar bukan berarti tidak bisa hamil. Simak pembahasannya di dalam artikel ini, ya.

Tidak semua orang cocok dan mau menggunakan alat kontrasepsi hormonal. Pilihan lain jika enggan menggunakan alat kontrasepsi hormonal adalah alat kontrasepsi non hormonal seperti kondom, spermisida, cervical cap atau menggunakan KB alami seperti KB kalender, dan juga coitus interruptus atau dikenal dengan senggama putus yang artinya sperma dikeluarkan di luar.

Menggunakan KB alami seperti senggama putus dan beberapa jenis KB alami lain memang mempermudah program hamil. Pada penggunaan alat kontrasepsi hormonal, Anda cenderung harus menunggu beberapa waktu untuk mengembalikan masa subur dan bisa hamil setelah lepas dari alat kontrasepsi. Sedangkan pada KB alami, Anda bisa lebih leluasa mengatur kapan Anda ingin hamil kembali. Namun, Anda juga harus tahu bahwa risiko kehamilan dan penyakit menular seksual cukup besar ketika menggunakan metode KB alami, termasuk senggama putus.

Kenapa bisa hamil padahal dikeluarkan di luar?

ilustrasi positif hamil
Sumber gambar

Jika Anda sedang berusaha untuk menghindari kehamilan dan tidak ingin hamil, maka metode senggama putus bukanlah metode yang cocok untuk Anda. Risiko kehamilan cukup besar saat Anda menggunakan metode ini. Dibutuhkan kontrol diri yang bagus dan waktu yang tepat, kapan harus menarik penis keluar sebelum ejakulasi terjadi di dalam vagina. Bahkan menurut para ahli, sekalipun Anda memiliki kontrol diri yang bagus, tidak ada jaminan pasti bahwa Anda tidak akan hamil dengan mengeluarkan sperma di luar. Mengapa demikian?

Menggunakan metode senggama putus berisiko tinggi menyebabkan kehamilan karena sejumlah kecil air mani pra ejakulasi mungkin dilepaskan sebelum ejakulasi terjadi. Pra ejakulasi adalah ketika aca cairan bening yang dikeluarkan oleh penis ketika seseorang terangsang secara seksual. Walau kebanyakan orang hanya mengeluarkan sedikit saja cairan dan biasanya tidak mengandung sperma, namun sperma yang tertinggal di dalam uretra dari ejakulasi sebelumnya bisa bercampur dengan cairan pra ejakulasi. Saat terjadi penetrasi dan cairan pre ejakulasi mengandung sperma, maka kehamilan tetap bisa terjadi.

Di dalam air mani, terdapat sperma yang dapat menyebabkan kehamilan terutama bila hubungan intim terjadi saat Anda berovulasi. Ovulasi adalah ketika tubuh melepaskan sel telur dari ovarium, yang terjadi setiap bulan. Sel telur tersebut akan tinggal di dalam saluran tuba setidaknya selama 24 jam setelah dilepaskan. Apabila tidak terjadi pembuahan, sel telur akan luruh bersamaan dengan lapisan dinding rahim, dan kemudian keluar menjadi darah menstruasi.

Kehamilan juga bisa terjadi jika air mani atau pra ejakulasi tumpah di vulva (bagian luar vagina), di mana sperma masih bisa masuk ke dalam vagina dan berjalan menuju tuba falopi untuk membuahi sel telur. Walaupun kemungkinan ini cukup jarang dilaporkan, namun kehamilan tetap bisa terjadi, terutama apabila:

  • Semen (cairan ejakulasi) masih segar dan baru saja dikeluarkan, di mana sperma di dalam semen dapat hidup setidaknya hingga 7 hari di rongga vagina. Rongga vagina adalah lingkungan yang hangat dan lembab, yang memiliki pH sempurna bagi sperma untuk bertahan hidup.
  • Semen yang dikeluarkan sangat banyak, sehingga cukup banyak kandungan sperma di dalam yang meningkatkan peluang kehamilan.
  • Waktu ejakulasi bertepatan dengan masa ovulasi, sehingga sperma masih memiliki waktu sekitar 24 jam untuk masuk ke dalam saluran tuba dan membuahi sel telur.

Semua peluang di atas sangat mungkin terjadi, terutama bila Anda berusia 20-30 tahun, sedang dalam kondisi yang sangat subur dan memiliki peluang tinggi untuk bisa hamil tanpa perlindungan alat kontrasepsi.

Manfaat menggunakan metode KB alami senggama putus

ilustrasi manfaat kb
Sumber gambar

Sekalipun berisiko tinggi, mengeluarkan sperma di luar dapat memberikan beberapa manfaat, misalnya seperti:

  • Metode senggama putus sangatlah sederhana dan nyaman untuk kedua pasangan, terutama tidak membutuhkan peralatan apapun yang berisiko menyebabkan alergi seperti kondom lateks.
  • Metode senggama putus bisa digunakan kapan saja, bahkan ketika tidak ada alat kontrasepsi lain yang tersedia saat itu.
  • Tidak ada efek samping medis atau hormonal yang dilaporkan ketika Anda menggunakan metode senggama putus, sehingga metode ini cukup disenangi sebagian besar orang.
  • Tidak ada resep yang perlu ditebus saat menggunakan KB alami metode senggama putus.
  • Tidak ada uang yang perlu dikeluarkan ketika Anda menggunakan metode senggama putus.
  • Ketika Anda ingin merencanakan kehamilan, Anda tidak harus repot melepaskan atau menghentikan penggunaan alat kontrasepsi lainnya, khususnya alat kontrasepsi hormonal. Sehingga dengan demikian, akan jauh lebih efektif bila kehamilan diinginkan dalam jarak waktu yang dekat. Saat kehamilan berhasil terjadi, pastikan untuk menjaga kesehatan kehamilan dengan melakukan pemeriksaan USG dan NIPT test untuk mendeteksi adanya kelainan pada kehamilan atau janin Anda.

Risiko menggunakan metode KB alami senggama putus

Jika Anda sudah membaca apa saja manfaat yang bisa Anda rasakan ketika menggunakan metode senggama putus, maka Anda juga sebaiknya paham apa saja risikonya bagi Anda dan pasangan, misalnya sebagai berikut:

  • Metode senggama putus tidak menjamin pencegahan kehamilan yang efektif, karena selalu ada kemungkinan bagi Anda untuk bisa hamil terutama saat Anda sedang dalam masa subur.
  • Metode senggama putus tidak memberikan perlindungan apapun terkait dengan penyakit menular seksual yang bisa mengancam Anda dan pasangan.
  • Metode senggama putus bisa dengan mudah disalahgunakan terutama bagi remaja yang mempraktekkan seks sebelum menikah.
  • Tidak semua orang memiliki kontrol diri yang baik saat mempraktekkan metode senggama putus, bahkan tidak ada jaminan pasti tidak terjadi kehamilan sekalipun Anda telah berulang kali mempraktekkannya.
  • Senggama putus sangat berisiko bagi pria yang mengalami masalah ejakulasi, misalnya ejakulasi prematur di mana ejakulasi keluar keluar bahkan hanya dalam waktu 1-3 menit setelah penetrasi terjadi.

Bagaimana mencegah kehamilan bila ingin tetap menggunakan metode senggama putus?

ilustrasi mencegah kehamilan
Sumber gambar

Tidak ada yang salah jika Anda ingin tetap mengeluarkan sperma di luar, namun jika Anda tidak ingin hamil, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut:

Ketahui kapan masa ovulasi Anda

Untuk menurunkan risiko kehamilan, sebaiknya lakukan hubungan seksual dengan metode senggama putus hanya di luar masa ovulasi Anda. Ketahui kapan waktu paling subur atau yang meningkatkan peluang kehamilan dengan menggunakan kalender atau aplikasi yang bisa dengan mudah diunduh di ponsel Anda. Anda baru boleh mengeluarkan sperma di luar apabila berhubungan intim di luar masa subur tersebut.

Gunakan alat kontrasepsi yang membantu mencegah kehamilan

Metode senggama putus adalah KB alami yang tinggi risikonya terhadap pencegahan kehamilan, sehingga Anda mungkin bisa mempertimbangkan penggunaan alat kontrasepsi lain seperti kondom, spermisida, cervical cap atau pil KB untuk memaksimalkan pencegahan kehamilan.

Anda juga bisa mempertimbangkan penggunaan pil KB darurat yang sebaiknya diminum dalam 72 jam setelah berhubungan seksual tanpa pelindung. Pil KB darurat masih dapat melindungi dari kehamilan apabila diminum maksimal 5 hari setelah berhubungan seksual tanpa pelindung.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Bagaimana, apakah Anda berubah pikiran dan tidak lagi ingin menggunakan metode senggama putus? Anda bisa mengonsultasikan dengan dokter kandungan Anda apabila Anda ingin menggunakan alat kontrasepsi baik hormonal maupun non hormonal yang cocok dengan tubuh dan kondisi Anda.

Sumber:

  1. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/withdrawal-method/about/pac-20395283
  2. https://www.cdc.gov/reproductivehealth/contraception/mmwr/mec/appendixh.html
  3. https://www.verywellhealth.com/withdrawal-method-pulling-out-2758856
  4. https://www.healthline.com/health/can-you-get-pregnant-from-the-pull-out-method#if-it-didnt-work
  5. https://www.medicalnewstoday.com/articles/can-you-get-pregnant-with-the-pull-out-method
  6. https://www.medicalnewstoday.com/articles/can-you-get-pregnant-if-you-wipe-sperm-inside-you#is-it-possible

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id