7 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil
Kehamilan

7 Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil

Oktober 18th 2022

Kaki bengkak saat hamil merupakan keluhan yang wajar dan umum dialami oleh ibu hamil. Bengkak yang dialami bahkan tak hanya di kaki, namun juga di wajah, pergelangan tangan, dan sebagainya. Meskipun kadang tidak disertai nyeri, namun hal tersebut cukup mengganggu karena menghambat aktivitas sehari-hari.

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi kaki bengkak saat hamil. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan terkait keluhan tersebut. Itu karena tidak semua kaki bengkak saat hamil merupakan hal yang wajar. Berikut akan dijelaskan mengenai cara mengatasi kaki bengkak saat hamil dan tanda bahaya yang harus Anda waspadai.

Cara mengatasi kaki bengkak saat hamil

ilustrasi garam
Sumber gambar

Kaki bengkak saat hamil merupakan hal yang wajar jika terjadi secara perlahan tanpa adanya keluhan lain yang mengkhawatirkan. Penanganannya pun sebenarnya tidak susah. Berikut adalah beberapa tips meredakan kaki bengkak saat hamil yang dapat Anda praktikkan secara mandiri.

Kurangi konsumsi garam natrium

Konsumsi natrium berlebih akan membuat tubuh menampung lebih banyak cairan. Kurangi asupan garam merupakan cara utama mengatasi kaki bengkak saat hamil. Sebagai gantinya, Anda dapat mengonsumsi garam khusus yang mengandung kalium sebagai substitusi natrium. Garam kalium dapat Anda peroleh di apotek maupun swalayan.

Kurangi pula konsumsi makanan kaleng maupun makanan instan karena banyak mengandung natrium. Apabila ingin mengatur kebutuhan nutrisi dengan lebih mudah dan tepat, Anda dapat melakukan tes nutrigenomik. Tes nutrigenomik akan memberikan informasi mengenai jenis makanan yang terbaik bagi tubuh Anda.

Perbanyak minum air putih

Anda mungkin berpikir bahwa air putih akan memperparah tumpukan cairan di kaki. Ternyata yang terjadi justru sebaliknya. Ketika tubuh dehidrasi, otak akan memerintahkan tubuh untuk mengambil dan menampung lebih banyak cairan. Sebaliknya, ketika tubuh terhidrasi dengan baik (kebutuhan air tercukupi), ia tidak akan menampung lebih banyak cairan.

Berjalan kaki rutin

ilustrasi jalan kaki saat hamil
Sumber gambar

Tahukah Anda bahwa berjalan kaki mampu meredakan keluhan kaki bengkak saat hamil? Jalan kaki diketahui mampu melancarkan sirkulasi darah di area kaki hingga ke atas. Anda juga dapat menggunakan stocking untuk mempertahankan elastisitas pembuluh darah dari luar sekaligus mencegah varises selama kehamilan.

Berjalan kaki 10-30 menit setiap hari merupakan pilihan yang baik untuk olahraga selama kehamilan. Lakukanlah olahraga jalan kaki setiap pagi atau sore hari. Tidak hanya meredakan kaki bengkak saat hamil, aktivitas ini juga membuat pikiran lebih tenang.

Posisikan kaki ke atas

Terus-menerus berada dalam posisi duduk atau berdiri juga tidak baik bagi sirkulasi darah di area kaki. Sesekali cobalah duduk dengan posisi kaki terangkat atau tidur dengan kaki di atas untuk beberapa menit. Posisi tersebut berguna dalam menurunkan cairan agar tidak terkumpul hanya di satu tempat.

Lakukan pijat kaki

Berbaringlah dan minta pasangan untuk memijat kaki Anda, mulai dari telapak kaki, betis, hingga paha. Terasa nyaman, bukan? Pijatan pada kaki juga dikatakan mampu meningkatkan sirkulasi darah sehingga memperlancar distribusi cairan di area kaki.

Posisi tidur miring ke kiri

Sudah banyak penelitian mengatakan bahwa posisi tidur miring ke kiri paling baik untuk ibu hamil. Hal ini karena pada posisi tersebut, rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang terletak di bagian kanan tubuh. Dengan demikian, diharapkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh akan lebih lancar.

Tanda bahaya kaki bengkak saat hamil

ilustrasi tanda bahaya bengkak saat hamil
Sumber gambar

Tidak semua kaki bengkak saat hamil adalah hal yang normal. Kadang, itu merupakan alarm tanda terjadinya komplikasi. Salah satu komplikasi dalam kehamilan yang sangat ditakutkan adalah eklampsia dan preeklampsia. Kedua komplikasi tersebut dapat berujung pada kematian ibu dan janin apabila tidak ditangani dengan cepat.

Lalu bagaimana cara mengetahui kaki bengkak saat hamil yang tidak normal? Berikut beberapa tanda bahaya yang wajib Anda waspadai.

  1. Tekanan darah mendadak tinggi pada saat hamil (mulai dari 140/90 ke atas).
  2. Pembengkakan yang terjadi secara mendadak dan cepat di berbagai area, seperti kaki, tangan, wajah, dan sekitar mata.
  3. Adanya keluhan nyeri kepala atau kepala terasa berputar.
  4. Adanya keluhan mual dan muntah yang tidak wajar.
  5. Adanya keluhan sesak napas.

Apabila Anda mengalami salah satu saja dari tanda-tanda di atas, itu merupakan tanda abnormalitas dalam kehamilan. Anda wajib segera mengonsultasikannya dengan dokter kandungan. Kemungkinan dokter akan meresepkan beberapa obat atau suplemen dan merencanakan operasi pada saat persalinan kelak.

Pada saat konsultasi, biasanya dokter juga akan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah kelainan tersebut telah memberikan dampak pada janin dalam kandungan. Dokter juga dapat menyarankan Anda melakukan tes NIPT bila mencurigai adanya kelainan kromosom pada janin. Kalau pun tidak, Anda dapat melakukan tes NIPT secara mandiri baik di laboratorium swasta maupun rumah sakit.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Satu hal yang perlu diperhatikan dalam pencegahan dan penanganan komplikasi kaki bengkak saat hamil adalah perawatan prenatal rutin. Dengan melakukan perawatan prenatal secara rutin ke dokter kandungan, Anda akan memperoleh penanganan yang cepat dan tepat. Anda pun tidak perlu terlalu khawatir dan cukup menjaga pola hidup yang sehat selama masa kehamilan.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/pregnancy/swollen-feet-during-pregnancy#contact-a-doctor
  2. https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/swollen-ankles-feet-and-fingers/#:~:text=It’s%20normal%20to%20get%20some,but%20it%20can%20be%20uncomfortable

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id