Penting Diketahui, Begini Hb Normal Ibu Hamil
Kehamilan

Penting Diketahui, Begini Hb Normal Ibu Hamil

November 10th 2022

Hb normal ibu hamil merupakan suatu hal yang wajib diketahui. Bahkan pemeriksaan Hb termasuk dalam pemeriksaan rutin di awal perawatan antenatal, baik dengan bidan maupun dokter kandungan. Tambahan tablet besi juga merupakan suplementasi wajib yang akan diperoleh setiap ibu hamil.

Para ahli mewajibkan pemberian tablet besi karena saking berbahayanya kadar Hb rendah (anemia) dalam kehamilan. Tidak hanya bagi ibu, hal tersebut juga memberikan dampak jangka panjang yang buruk bagi bayi yang dilahirkan. Anda masih belum mengerti benar mengenai Hb normal ibu hamil? Segera simak penjelasan dalam artikel berikut.

Berapakah Hb normal ibu hamil?

ilustrasi hb normal pada ibu hamil
Sumber gambar

Kadar Hb normal berbeda pada setiap golongan orang. Baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda. Pada perempuan yang tidak hamil, nilai normal Hb seitar 12-16 g/dL. Sementara itu, nilai Hb normal pada ibu hamil beragam pada tiap trimester, yaitu sebagai berikut:

  • Pada trimester pertama ≥ 11 g/dL
  • Pada trimester kedua ≥ 10.5 g/dL
  • Pada trimester ketiga ≥ 11 g/dL

Penyebab Hb normal ibu hamil cenderung lebih rendah dari perempuan yang tidak hamil, biasanya karena kurangnya zat besi maupun asam folat. Kebutuhan sel darah merah selama hamil meningkat tajam, namun hal itu tidak sebanding dengan volume plasma darah (komponen cairan darah) yang jauh lebih besar. Kondisi tersebut mengakibatkan hemodilusi (darah lebih encer) pada ibu hamil.

Gejala yang dirasakan ketika kadar Hb rendah (anemia) biasanya tidak spesifik. Anda mungkin merasa lelah, pusing, maupun berkurangnya kemampuan konsentrasi. Pada beberapa kasus, bisa terjadi gejala yang lebih ekstrem seperti sesak napas dan nyeri dada. Gejala tersebut pada umumnya disebabkan karena kurangnya pasokan oksigen menuju organ tertentu dalam tubuh.

Pemeriksaan Hb normal ibu hamil

ilustrasi pemeriksaan Hb normal ibu hamil
Sumber gambar

Pemeriksaan Hb pada ibu hamil umumnya sama perempuan yang tidak hamil, yaitu melalui pemeriksaan darah lengkap. Pemeriksaan tersebut dilakukan dengan mengambil sampel darah dari lengan. Apabila ditemukan kadar Hb yang tidak normal, barulah dokter akan melihat indikator lain dari hasil lab tersebut.

Indikator yang dilihat pertama kali adalah indeks eritrosit, yang terdiri MCV, MCH, dan MCHC. Nilai MCV rendah menunjukkan ukuran sel darah merah yang kecil, sedangkan MCHC rendah menunjukkan warna sel darah merah yang pucat. Kedua hasil tersebut mengindikasikan anemia akibat kekurangan zat besi.

Sebaliknya, bila ditemukan nilai MCV tinggi, menandakan ukuran sel darah merah yang lebih besar. Hal tersebut umumnya disebabkan kurangnya asam folat maupun vitamin B12. Ada pula pemeriksaan hapusan darah tepi untuk melihat gambaran dan persebaran sel darah, namun pemeriksaan tersebut tidak rutin dilakukan pada ibu hamil. Dokter akan melakukan penanganan sesuai etiologi anemia yang ditemukan dari pemeriksaan tersebut.

Bahaya Hb rendah pada ibu hamil

ilustrasi bahaya Hb rendah pada ibu hamil
Sumber gambar

Mempertahankan kadar Hb normal ibu hamil sangatlah penting. Kondisi anemia dalam kehamilan dapat berdampak buruk baik bagi ibu maupun janin dalam kandungan. Berikut adalah berbagai dampak buruk dari anemia dalam kehamilan.

  1. Meningkatkan risiko bayi lahir prematur
  2. Meningkatkan risiko bayi dengan berat badan lahir rendah
  3. Meningkatkan risiko infeksi pasca persalinan
  4. Memperparah kondisi perdarahan pasca persalinan
  5. Meningkatkan risiko kejadian ibu depresi pasca persalinan
  6. Meningkatkan risiko terjadinya komplikasi yang mengancam nyawa pada kehamilan (preeklampsia dan eklampsia)

Untuk menghindari hal tersebut, sudah sewajarnya setiap ibu hamil wajib memantau kondisi kehamilan dengan melakukan perawatan antenatal rutin. Dokter akan memeriksa kadar Hb ibu secara berkala. Apabila ibu hamil memiliki kadar Hb rendah atau di ambang batas bawah, dokter akan memberikan suplementasi tablet besi yang harus dikonsumsi minimal dalam durasi 1 bulan.

Tidak hanya memantau kadar Hb normal ibu hamil, dokter juga akan memantau perkembangan janin melalui USG. Jika dokter mencurigai adanya kelainan bawaan, biasanya Anda akan diminta melakukan USG fetomaternal atau tes NIPT. Tes NIPT untuk deteksi dini kelainan kromosom kini dapat Anda lakukan secara mandiri sejak trimester awal kehamilan.

Nah, itulah kadar Hb normal ibu hamil dan bahaya dari anemia dalam kehamilan. Mengembalikan kadar Hb normal ibu hamil sebenarnya tidak terlalu susah. Anda dapat mengonsumsi berbagai suplementasi zat besi untuk menaikkan kadar Hb dengan cepat. Biasanya dokter akan menganjurkan cara ini bila sudah mendekati waktu perkiraan persalinan.

Anda juga dapat memodifikasi pola makan dengan makanan kaya akan zat besi, vitamin B12, maupun asam folat. Makanan tersebut contohnya adalah daging, hati, ikan, dan telur. Apabila ingin mengetahui kebutuhan nutrisi yang tepat bagi tubuh, Anda dapat melakukan tes nutrigenomik.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Menjalani masa kehamilan akan menjadi lebih mudah ketika Anda memiliki cukup pengetahuan dalam masalah kehamilan. Semoga artikel ini cukup membantu sehingga Anda tidak perlu cemas ketika menghadapi kondisi tersebut. Selalu komunikasikan dengan dokter untuk memperoleh penjelasan serta penanganan yang lebih rinci dan tepat.

Sumber:

  1. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3696966/#:~:text=Measuring%20hemoglobin%20and%20hematocrit%20is,deciliter%20in%20the%20second%20trimester
  2. https://www.msdmanuals.com/professional/gynecology-and-obstetrics/pregnancy-complicated-by-disease/anemia-in-pregnancy

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id