Penyebab dan Gejala Hamil di Luar Kandungan, Seperti Apa?
Kehamilan

Penyebab dan Gejala Hamil di Luar Kandungan, Seperti Apa?

Juni 21st 2022

Hamil di luar kandungan dapat terjadi apabila sel telur yang telah dibuahi berimplantasi di luar kandungan. Kondisi ini dapat menyebabkan pendarahan dan memerlukan perawatan medis darurat.

Pembuahan dalam kehamilan normal terjadi ketika sperma menyatu dengan sel telur, berjalan melalui tuba falopi menuju rahim. Sel telur yang telah dibuahi, yang disebut dengan zigot kemudian akan menempel di dinding rahim. Pertumbuhan lebih lanjut pun terjadi ketika sel-sel mulai membelah dan membentuk jaringan. Jaringan membentuk organ yang menghasilkan pembentukan sistem organ, dan akhirnya berubah menjadi organisme yang disebut embrio.

Hamil di luar kandungan atau disebut juga kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang dibuahi berimplantasi pada struktur yang tidak dapat mendukung pertumbuhannya. Misalnya pada tuba falopi, pada ovarium atau rongga perut.

Penyebab hamil di luar kandungan

ilustrasi penyebab hamil di luar kandungan
Sumber gambar

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan hamil di luar kandungan, salah satu yang paling sering terjadi adalah tersangkutnya sel telur yang telah dibuahi di saluran tuba.

Selain itu, beberapa hal berikut juga turut menyebabkan hamil di luar kandungan, di antaranya:

  • Ketidakseimbangan hormon atau perkembangan abnormal sel telur
  • Riwayat kehamilan ektopik pada kehamilan sebelumnya
  • Riwayat penyakit radang panggul, infeksi yang menyebabkan terbentuknya jaringan parut pada saluran tuba falopi, rahim, ovarium dan serviks
  • Riwayat pembedahan pada saluran tuba falopi atau pada organ lain di sekitar area panggul
  • Riwayat masalah kesuburan
  • Sedang menjalani perawatan kesuburan sehubungan dengan program hamil bayi tabung atau fertilisasi in vitro
  • Endometriosis
  • Riwayat infeksi menular seksual
  • Adanya alat kontrasepsi seperti spiral yang terpasang pada saat yang sama dengan pembuahan terjadi
  • Kebiasaan merokok

Dalam hampir semua kasus kehamilan di luar kandungan yang tumbuh di tuba falopi berakhir dengan kematian embrio. Plasenta yang sedang berkembang tidak dapat mengakses suplai darah yang kaya dan tuba falopi tidak cukup besar untuk mendukung pertumbuhan embrio. Sebagian besar kasus lain pada kehamilan di tuba falopi juga berakhir dengan pecahnya saluran tuba, yang menyebabkan rasa sakit, pendarahan internal dan syok. Kondisi ini merupakan keadaan darurat medis yang membutuhkan pembedahan segera.

Tuba falopi, ovarium atau rongga perut berbeda dengan rahim. Rahim merupakan organ yang cocok untuk berkembangnya janin karena elastis dan dapat berkembang seiring pertumbuhan janin. Sedangkan tuba falopi, ovarium, dan rongga perut tidak. Mereka cukup sempit dan tidak dapat berkembang mengikuti pertumbuhan janin.

Hamil di luar kandungan sebaiknya tidak dibiarkan berkembang sampai melahirkan, karena dapat berbahaya bagi ibu jika tidak segera ditangani. Kehamilan ektopik berisiko menyebabkan pecahnya saluran tuba atau cedera pada organ lain yang berakhir dengan pendarahan internal bahkan kematian.

Gejala hamil di luar kandungan

ilustrasi gejala hamil di luar kandungan
Sumber gambar

Gejala yang muncul pada hamil di luar kandungan sebenarnya mirip seperti gejala kehamilan pada umumnya. Anda tetap akan merasakan mual, muntah, perubahan payudara, dan menunjukkan hasil positif ketika melakukan tes kehamilan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan akan ada beberapa gejala lain yang mulai berkembang seperti:

  • Pendarahan
  • Rasa sakit di perut bagian bawah, panggul dan juga punggung bagian bawah
  • Pusing
  • Tubuh terasa lemah

Pendarahan ringan berwarna coklat gelap atau merah merupakan tanda awal yang tak boleh diabaikan. Tanda tersebut menunjukkan adanya pendarahan yang mungkin disebabkan oleh hamil di luar kandungan atau keguguran, yang sama-sama membutuhkan pertolongan medis segera.

Jika kehamilan di luar kandungan dibiarkan berkembang, maka saluran tuba bisa mengalami robekan yang disertai adanya pendarahan parah. Kondisi ini juga disertai gejala lain seperti:

  • Pingsan
  • Tekanan darah turun (hipotensi)
  • Adanya tekanan rektal

Anda juga mungkin akan merasakan nyeri pada bahu serta dorongan seperti akan buang air besar. Gejala spesifik akan dirasakan bergantung pada tempat di mana darah berasal dan bagian saraf yang teriritasi.

Pecahnya saluran tuba juga mungkin terjadi bila kehamilan di luar kandungan dibiarkan berkembang, yang ditandai dengan gejala seperti sakit perut bagian bawah yang tajam.

Cara mengetahui hamil di luar kandungan dan pengobatan yang dilakukan

Setelah menyadari adanya gejala kehamilan di luar kandungan, sebaiknya Anda segera memeriksakan diri. Jika dokter mencurigai adanya kehamilan yang berkembang di luar kandungan, maka Anda akan direkomendasikan untuk menjalani serangkaian tes, antara lain:

Tes urin

Yaitu tes yang melibatkan sampel urin dan alat strip tes yang dicelupkan ke dalam sampel urin.

Tes darah

Yaitu tes uji darah untuk melihat berapa banyak kadar hCG di dalam tubuh. Hormon ini biasanya diproduksi selama kehamilan.

Pemeriksaan USG

Pemeriksaan USG juga dilakukan untuk mengonfirmasi kehamilan, baik kehamilan normal maupun hamil di luar kandungan. Bila dokter mendeteksi adanya hamil di luar kandungan, pemeriksaan USG juga bisa menunjukkan di mana sel telur yang dibuahi telah ditanam.

ilustrasi injeksi
Sumber gambar

Sesaat setelah hamil di luar kandungan dikonfirmasi, dokter akan merekomendasikan pengobatan atau perawatan sesuai dengan kondisi tubuh Anda saat ini, meliputi:

Injeksi methotrexate

Pengobatan methotrexate yang diberikan untuk menghentikan pertumbuhan janin, yang juga sekaligus akan mengakhiri kehamilan Anda. Obat ini diberikan melalui injeksi dan merupakan pengobatan minim invasif yang terkadang tidak membutuhkan pembedahan, terutama bila kehamilan masih berusia sangat muda.

Pembedahan

Pembedahan dilakukan bila dokter mendeteksi adanya robekan pada saluran tuba atau jika saluran tuba telah pecah. Pembedahan bisa dilakukan terjadwal atau darurat, yang bertujuan untuk menyelamatkan nyawa ibu.

Prosedur pembedahan biasanya dilakukan dengan laparoskopi yang merupakan pembedahan dengan sayatan kecil.

Bila Anda memiliki risiko tinggi terhadap hamil di luar kandungan, maka sebaiknya bicarakan kemungkinan kehamilan dengan dokter Anda. Anda mungkin harus menunda program hamil sampai beberapa bulan agar tuba falopi dapat memulihkan diri. Turunkan risiko hamil di luar kandungan dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan berhenti merokok, menjaga pola makan yang sehat, menurunkan berat badan, mencegah infeksi menular seksual dengan menggunakan kondom saat berhubungan seksual.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Risiko Anda hamil di luar kandungan akan meningkat bila ada riwayat hamil di luar kandungan. Anda bisa lebih berhati-hati dan menjaga kehamilan sehat dengan mengikuti semua saran yang diberikan oleh dokter serta melakukan NIPT test di trimester pertama kehamilan.

Sumber:

  1. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9687-ectopic-pregnancy
  2. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/ectopic-pregnancy
  3. https://www.cedars-sinai.org/health-library/diseases-and-conditions/e/ectopic-pregnancy.html
  4. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ectopic-pregnancy/symptoms-causes/syc-20372088

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id