Perkembangan Janin Saat Ibu Hamil 3 Bulan
Kehamilan

Perkembangan Janin Saat Ibu Hamil 3 Bulan

November 3rd 2022

Pada saat usia hamil 3 bulan atau 12 minggu, Anda mungkin sudah tidak terlalu merasakan banyak keluhan. Hamil 3 bulan merupakan perbatasan antara trimester pertama dan kedua, yaitu ketika janin sudah banyak mengalami perkembangan dan ibu sudah mulai mampu beradaptasi dengan kondisi kehamilannya. Pada usia hamil 3 bulan inilah banyak hal terjadi dan perlu untuk Anda ketahui.

Pada saat hamil 3 bulan, sebagian perempuan mungkin telah merasakan gerakan janin dalam tubuhnya. Konon, saat ini juga merupakan momen yang tepat untuk mulai memperdengarkan musik atau bacaan ayat suci untuk janin dalam kandungan. Sebenarnya apa saja yang terjadi selama hamil 3 bulan? Berikut akan dijelaskan mengenai perkembangan bayi dalam kandungan saat ibu hamil 3 bulan.

Perkembangan bayi saat hamil 3 bulan

ilustrasi perkembangan janin di usia 3 bulan
Sumber gambar

Pada usia hamil 3 bulan, janin dalam kandungan berukuran sekitar 2.5 inch (6-6.5cm). Pada pemeriksaan USG, Anda akan melihat janin sebagai kesatuan utuh manusia dalam ukuran kecil. Tubuhnya sudah terbentuk lengkap, tidak lagi berwujud embrio. Organ-organ tersebut hanya menunggu waktu untuk matang secara sempurna.

Lapisan terluar dari tubuh janin perlahan terbentuk. Mulai dari kuku serta kulit yang masih tipis dan transparan. Lapisan kulit tipis inilah kelak yang akan disebut sebagai kulit ari. Tulang-tulang pun mulai terbentuk dan mengeras.

Organ pencernaan seperti usus mulai memanjang mendekati tali pusar. Hal ini memudahkan pertukaran nutrisi dari plasenta menuju tubuh janin. Saat hamil 3 bulan, plasenta telah mengambil alih seluruh fungsi pertukaran oksigen dan nutrisi dari ibu ke janin. Organ hati, kelenjar hipofisis, serta pita suara juga telah terbentuk meski belum sempurna.

Hamil 3 bulan adalah waktu bagi janin untuk aktif bergerak. Meski demikian, Anda mungkin hanya merasakan gerakan janin secara samar. Janin juga sudah dapat mendengar sehingga penting bagi Anda untuk terus mengajak janin berkomunikasi dan mendengarkan nada atau suara yang baik bagi perkembangan sel saraf.

Tahukah Anda bahwa jenis kelamin janin juga dapat diketahui sejak hamil 3 bulan? Anda dapat mencoba tes NIPT untuk mengetahui kromosom seks janin lebih awal daripada USG, yaitu sejak usia kehamilan 10 minggu. Selain itu, tes NIPT juga berguna sebagai alat deteksi dini adanya kelainan kromosom pada janin dalam kandungan.

Perubahan pada tubuh ibu saat hamil 3 bulan

ilustrasi perubahan tubuh saat hamil 3 bulan
Sumber gambar

Meski Anda tak lagi merasakan keluhan yang sangat mengganggu seperti di awal kehamilan, saat hamil 3 bulan tetap ada perubahan yang terjadi ada tubuh ibu. Berikut adalah beberapa perubahan pada usia hamil 3 bulan.

Berkurangnya rasa mual

Sebagian ibu hamil akan sangat terbantu dengan berkurangnya keluhan mual saat hamil 3 bulan. Hal ini disebabkan penurunan hormon hCG yang merupakan penyebab rasa mual selama hamil. Hormon tersebut akan kembali ke nilai ambang sehingga pada sebagian besar kasus tidak lagi terdeteksi bila Anda melakukan pemeriksaan test pack.

Rahim membesar

Pada saat hamil 3 bulan, rahim mulai membesar dengan cepat. Sebagian ibu hamil akan merasakan adanya penonjolan pada perut (baby bump). Rahim akan membesar hingga melewati rongga panggul dan menyentuh bagian bawah perut.

Berkurangnya frekuensi BAK

Pada awal kehamilan, ibu hamil tentu sering merasa ingin BAK (Buang Air Kecil). Hal tersebut wajar karena rahim mendorong kandung kemih. Akan tetapi, saat hamil 3 bulan, rahim mulai naik melewati rongga pelvis sehingga tak terlalu menekan kandung kemih yang terletak di bawahnya. Anda akan merasakan berkurangnya frekuensi BAK untuk sementara, sebelum keluhan tersebut muncul kembali memasuki usia kehamilan yang lebih tua.

Kulit berwarna lebih gelap

Ibu hamil akan mengalami perubahan warna kulit menjadi lebih gelap. Kondisi ini disebut sebagai melasma dan disebabkan oleh fluktuasi hormonal selama masa kehamilan. Warna kulit yang lebih gelap biasanya muncul pada area dahi, kedua pipi, dan di atas bibir. Hal ini akan bertahan dalam jangka waktu cukup lama, seringkali warna kulit baru kembali normal setelah melahirkan.

Nah, itulah perkembangan janin selama hamil 3 bulan dan perubahan yang terjadi pada tubuh ibu. Apabila Anda tengah hamil 3 bulan, sangat penting pula untuk memberikan nutrisi yang tepat bagi janin dalam kandungan. Sekali waktu cobalah melakukan tes nutrigenomik untuk mengetahui makanan yang tepat dalam memenuhi kebutuhan nutrisi selama hamil.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Selain nutrisi, konsultasi rutin dengan dokter dan pemberian stimulus juga sangat penting dilakukan saat hamil 3 bulan. Pemeriksaan dengan dokter akan mampu mendeteksi berbagai kelainan sejak dini. Pemberian stimulus pada usia hamil 3 bulan pun akan membantu sel saraf berkembang secara optimal. Inilah saat yang tepat bagi Anda untuk mencurahkan banyak waktu dalam merawat kehamilan.

Sumber:

  1. https://www.nhs.uk/pregnancy/week-by-week/1-to-12/12-weeks/#:~:text=Just%2012%20weeks%20after%20your,be%20moving%20quite%20a%20bit
  2. https://www.verywellfamily.com/12-weeks-pregnant-4158934

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id