Asal Mula Istilah Gender Reveal dan Kenapa Bisa Populer
Kehamilan

Asal Mula Istilah Gender Reveal dan Kenapa Bisa Populer

Mei 29th 2022

Gender reveal seketika menjadi populer di sejumlah kalangan. Pesta yang digelar untuk mengungkap jenis kelamin bayi kepada keluarga atau kerabat dekat inipun tengah menjadi tren tak hanya di luar negeri namun juga di Indonesia.

Memiliki anak adalah hal yang membahagiakan dan dinantikan banyak pasangan, terutama yang sudah susah payah dan bertahun-tahun menjalani program hamil. Menjadi salah satu pasangan orang tua baru di keluarga besar juga menjadi tantangan tersendiri, terutama bila sebelumnya anggota keluarga yang lain telah memiliki momongan terlebih dulu. Mungkin itulah yang dirasakan oleh Jenna Myers Karvunidis, yang kemudian memiliki ide menggelar pesta gender reveal sehingga keluarga besarnya kembali bersemangat menantikan kehadiran bayi pertamanya.

Asal mula gender reveal

ilustrasi asal mula gender reveal
Sumber gambar

Pada tahun 2008, Jenna Myers Karvunidis hamil dan sedang menantikan kelahiran anak pertamanya. Namun saudaranya melahirkan keponakannya terlebih dahulu. Alhasil keluarga suaminya terlihat kurang bersemangat menyambut kelahiran anak pertamanya.

Jenna kemudian memiliki ide menggelar sebuah pesta kecil dan bertekad membuat keluarganya terkesan dengan pesta tersebut. Ia pun membuat pesta yang berisi sebuah pengungkapan teatrikal tentang jenis kelamin bayi yang dikandungnya.

Saat usia kehamilannya masuk 20 minggu Jenna melakukan tes USG, Jenna meminta bidan menyimpan rahasia tentang jenis kelamin bayinya. Alih-alih memberitahu pasangannya, ia meminta bidan menuliskan jenis kelamin anaknya ke dalam secarik kertas dan memasukkannya ke dalam amplop.

Jenna kemudian memanggang dua kue dalam bentuk bebek, menghias satu kue dengan lapisan gula berwarna merah muda, sedang sisanya dengan warna biru. Sebuah tusuk gigi ditancapkan pada kue yang akan mengungkap jenis kelamin anaknya sebagai tanda. Dan ketika keluarga besarnya berkumpul, mereka sangat terharu dan terkejut ketika kue menunjukkan warna merah muda, yang artinya anak yang ada di dalam kandungan Jenna berjenis kelamin perempuan.

Jenna mengabadikan kisahnya di dalam sebuah blog yang ditulisnya, yang kemudian dikisahkan kembali oleh sebuah media besar. Tak lama kemudian kisahnya menjadi besar dan segera menjadi tren si segala sudut negara.

Mengapa gender reveal bisa menjadi populer?

ilustrasi alasan gender reveal jadi populer
Sumber gambar

Dari pesta keluarga kecil berubah menjadi tren yang mendunia, apa yang terjadi? Apalagi kalau bukan campur tangan media sosial yang membuat penyebaran beritanya semakin cepat, dan menyebarkan hingga ke Inggris dan negara lainnya.

Orang pun semakin kreatif dalam membuat teatrikal gender reveal, tak hanya melalui cake, balon pesta, confetti blasters, permen pun digunakan sebagai sarana gender reveal. Fenomena selebriti yang ikut serta memeriahkan dan mengadakan pesta gender reveal untuk anak yang dikandungnyapun membuat gender reveal semakin bertambah populer. Misalnya saja Kate Hudson, suami dan putranya yang secara bersamaan meledakkan sejumlah balon dan menumpahkan pita dan confetti merah muda ke rumput. Keluarga itu pun melompat-lompat histeris, berteriak kegirangan dan saling berpelukan saat awan merah muda melayang ke angkasa. Melihat hal semacam itu, siapa yang tak tersentuh dan terpesona? Tentunya akan semakin banyak orang yang mengikuti trennya, bukan?

4 cara memprediksi jenis kelamin bayi

ilustrasi hasil usg
Sumber gambar

Berbicara soal jenis kelamin bayi memang membuat banyak orang semangat dan penasaran. Apalagi jika jenis kelaminnya sesuai seperti yang telah diharapkan. Secara medis ada empat cara yang bisa digunakan untuk memprediksi jenis kelamin bayi, apa saja sih caranya?

Amniosentesis

Amniosentesis adalah salah satu metode yang paling akurat yang bisa memprediksi jenis kelamin bayi dengan tingkat keakuratan hampir 100%. Sayangnya karena prosedurnya cukup berisiko, cara ini jarang digunakan hanya semata-mata untuk memprediksi jenis kelamin saja.

Pada proses amniosentesis jarum akan dimasukkan dengan hati-hati melalui perut dan rahim hingga mencapai kantung ketuban. Dari sana USG akan digunakan untuk memandu jarum saat mengambil cairan ketuban agar tidak sampai membahayakan janin. Secara alami, cairan ketuban mengandung materi genetik janin, yang apabila dianalisa maka dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit genetik tertentu serta menentukan jenis kelamin janin.

Pengambilan Sampel Villus Chorionic (CVS)

Chorionic villus sampling (CVS) adalah salah satu metode lain yang dapat diandalkan untuk memprediksi jenis kelamin janin. Sama seperti amniosentesis, tingkat akurasinya mendekati 100%. Sayangnya, prosedur ini mirip seperti metode amniosentesis, yang bersifat sebagai tindakan invasif dan memiliki risiko medis.

CVS menggunakan sampel jaringan yang diambil khusus dari plasenta, yang mirip seperti bulu yang disebut vili. Jaringan ini dapat diuji dan menunjukkan adanya kelainan kromosom. Selain itu, juga bisa menentukan jenis kelamin bayi apakah perempuan atau laki-laki.

Tes Prenatal Non-invasif (NIPT test)

NIPT test adalah metode yang dapat digunakan untuk mendeteksi risiko kelainan kromosom tertentu, dan juga dapat memprediksi jenis kelamin bayi. Berbeda dengan amniosentesis dan CVS, tindakan ini adalah tindakan non-invasif yang dikategorikan sebagai tindakan yang aman.

Anda sudah bisa melakukan tes ini di usia kehamilan 10 minggu. Tes dilakukan melalui pengambilan sampel darah yang tidak akan membahayakan ibu maupun janin. Tingkat akurasinya pun juga mendekati 100%. Bahkan jika Anda hamil bayi kembar, NIPT test dapat digunakan untuk mengetahui jenis kelamin masing-masing bayi.

USG tradisional

Cara lain memprediksi jenis kelamin bayi yang paling sering digunakan adalah USG tradisional. Namun tes ini baru bisa digunakan untuk mengetahui jenis kelamin bayi pada usia 18-22 minggu. Adakalanya tes hasil prediksi juga tidak selalu sesuai dan mungkin mengalami kekeliruan, terutama jika posisi bayi meringkuk dan menutupi alat kelaminnya.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Terlepas dari pesta gender reveal yang menyenangkan dan membuat keluarga lebih dekat, sebenarnya yang terpenting adalah bayi dapat dilahirkan dalam kondisi sehat dan ibu pun memiliki pemulihan yang lebih cepat, apapun jenis kelaminnya. Namun apabila memang Anda tertarik melakukan gender reveal, pastikan saja Anda tidak memilih cara yang dapat membahayakan diri atau anggota keluarga, membahayakan hewan dan juga lingkungan sekitar.

Sumber:

  1. https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2019/oct/20/why-the-mother-who-started-gender-reveal-parties-regrets-them
  2. https://www.npr.org/2019/07/28/745990073/woman-who-popularized-gender-reveal-parties-says-her-views-on-gender-have-change
  3. https://www.theguardian.com/lifeandstyle/2020/jun/29/jenna-karvunidis-i-started-gender-reveal-party-trend-regret
  4. https://www.verywellfamily.com/predicting-the-sex-of-your-baby-4580299

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id