Flek Saat Hamil 7 Bulan? Begini Cara Mengatasinya
Kehamilan

Flek Saat Hamil 7 Bulan? Begini Cara Mengatasinya

September 14th 2022

Flek saat hamil 7 bulan bukanlah sesuatu yang boleh dibiarkan. Pendarahan ringan ini bisa menjadi pertanda adanya problem plasenta atau kondisi kesehatan lainnya.

Flek dan pendarahan selama kehamilan bisa terjadi karena berbagai penyebab. Berbahaya atau tidaknya flek atau pendarahan, tergantung pada gejala yang menyertai dan juga usia kehamilan saat flek atau pendarahan tersebut muncul. Flek dan pendarahan adalah dua hal yang berbeda. Flek adalah pendarahan ringan, di mana Anda mungkin akan melihat bercak darah pada celana dalam dengan warna yang berbeda yang mengindikasikan penyebabnya. Sedangkan pendarahan digambarkan sebagai aliran darah yang keluar dari vagina dan lebih banyak dibandingkan flek.

Di awal kehamilan, flek mungkin adalah hal yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Flek pada trimester pertama kehamilan biasanya merupakan salah satu tanda implantasi, yang ditandai dengan bercak darah berwarna kecoklatan. Anda boleh sedikit khawatir dan memeriksakan diri ke dokter apabila flek memiliki warna merah muda atau merah segar, dan disertai dengan nyeri perut bagian bawah.

Ada kalanya flek atau pendarahan di awal kehamilan juga terkait dengan kehamilan di luar kandungan (kehamilan ektopik), atau adanya keguguran yang disebabkan oleh kelainan pada janin. Untuk mendeteksi adanya kelainan genetik pada janin, Anda bisa melakukan pemeriksaan NIPT test, sejak usia kehamilan 10 minggu, atau memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan cara penanganannya.

Flek saat hamil 7 bulan, ketahui penyebabnya

ilustrasi penyebab flek 7 bulan
Sumber gambar

Informasi tentang flek dan pendarahan baik selama kehamilan, sebaiknya diketahui sejak menjalani program hamil, agar Anda bisa mewaspadainya. Karena flek atau pendarahan yang terjadi di trimester kedua maupun trimester ketiga, biasanya mengindikasikan kondisi yang lebih serius dan membutuhkan pertolongan medis.

Beberapa kondisi yang menyebabkan flek atau pendarahan di trimester kedua dan ketiga:

Plasenta previa

Plasenta adalah organ yang berkembang di dalam rahim selama kehamilan, yang berperan memberikan oksigen dan nutrisi pada janin. Plasenta terhubung ke janin melalui tali pusar dan biasanya menempel pada bagian atas atau samping dinding bagian dalam rahim.

Plasenta previa adalah masalah kehamilan yang terjadi ketika plasenta menutupi sebagian atau seluruh pembukaan rahim. Dengan adanya kondisi ini, plasenta akan menempel lebih rendah di dalam rahim, yang kemudian menyebabkan sebagian jaringan menutupi serviks. Plasenta previa dapat menyebabkan pendarahan selama kehamilan atau setelah melahirkan.

Solusio plasenta

Solusio plasenta juga biasanya ditandai dengan pendarahan atau flek saat hamil 7 bulan. Ini adalah komplikasi kehamilan yang serius namun jarang dialami. Solusio plasenta terjadi ketika sebagian atau keseluruhan plasenta terpisah dari dinding dalam rahim sebelum melahirkan. Akibatnya, suplai oksigen dan nutrisi janin terhalangi sehingga ibu mengalami pendarahan hebat.

Persalinan prematur

ilustrasi persalinan premature
Sumber gambar

Disebut persalinan prematur apabila persalinan harus dilakukan sebelum usia kehamilan 37 minggu. Kontraksi menyebabkan leher rahim terbuka lebih awal sehingga bayi dilahirkan lebih awal. Persalinan prematur biasanya ditandai dengan kontraksi, nyeri seperti menstruasi, rasa sakit di perut bagian bawah, kontraksi yang terjadi terus menerus, bocornya cairan ketuban melalui vagina, flek atau pendarahan, gejala flu seperti mual, muntah dan diare, atau berkurangnya pergerakan janin.

Insufisiensi serviks

Insufisiensi serviks terjadi ketika jaringan serviks melemah, yang berkontribusi terhadap kelahiran prematur. Normalnya, saat kehamilan berlanjut, serviks akan secara bertahap melunak, menipis dan melebar. Ketika insufisiensi serviks terjadi, serviks mungkin akan terbuka terlalu cepat sehingga menyebabkan Anda melahirkan terlalu dini.

Insufisiensi serviks biasanya ditandai dengan nyeri panggul, rasa sakit di punggung, kram ringan, flek maupun keputihan yang tidak biasa.

Pendarahan sebagai gejala persalinan

Sejumlah kecil darah dan lendir biasanya keluar dari vagina sebagai gejala umum persalinan, namun kondisi ini seharusnya terjadi di usia kehamilan 40 minggu. Saat mendekati persalinan, serviks akan melebar dan memberi ruang bagi bayi untuk melewatinya. Serviks dipenuhi dengan pembuluh darah yang mudah melebar dan pecah, sehingga flek atau pendarahan mengindikasikan bahwa persalinan segera terjadi.

Lahir mati

Lahir mati adalah berhentinya kehamilan atau disebut juga keguguran. Lahir mati (stillbirth) biasanya terjadi di usia kehamilan di atas 20 minggu. Lahir mati berisiko tinggi terjadi pada ibu hamil berusia di atas 35 tahun, kekurangan nutrisi selama kehamilan, hamil bayi kembar, memiliki kondisi obesitas, atau kondisi kesehatan tertentu.

Infeksi selama kehamilan

Adakalanya flek saat hamil 7 bulan juga terjadi akibat infeksi menular seksual seperti klamidia, gonorrhea, atau infeksi saluran kencing. Flek yang disebabkan oleh infeksi tidak boleh dibiarkan karena dapat membahayakan janin. Segera periksakan diri ke dokter dan dapatkan pengobatan untuk mengendalikan infeksi tersebut.

Cara mengatasi flek saat hamil 7 bulan

ilustrasi mengatasi flek 7 bulan
Sumber gambar

Flek saat hamil 7 bulan sebagian besar didasari oleh adanya kondisi medis tertentu, sehingga langkah yang paling tepat adalah memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk mendapatkan pemeriksaan USG serta pemeriksaan fisik lainnya untuk mengetahui penyebab flek atau pendarahan. Serangkaian tes seperti tes darah, tes urin maupun MRI juga mungkin dilakukan.

Apabila flek atau pendarahan tidak sampai menyebabkan persalinan prematur, maka Anda juga harus melakukan beberapa hal berikut:

  • Merilekskan tubuh dan meluruskan kaki agar tetap nyaman
  • Menghindari berhubungan intim
  • Menghindari perjalanan dekat maupun jauh
  • Bedrest dan menghindari semua aktivitas berat, Anda mungkin perlu minta bantuan orang lain untuk menjaga dan membantu aktivitas Anda. Bila perlu, Anda harus bedrest di rumah sakit dan mendapatkan infus untuk membantu tubuh agar segar dan sehat kembali
  • Menggunakan pantyliner untuk memudahkan Anda mengamati flek atau adanya perubahan keputihan
  • Mendapatkan tindakan pembedahan bila flek berkembang menjadi pendarahan yang parah

Dokter mungkin tidak akan mengharuskan Anda mendapatkan perawatan di rumah sakit setelah mengalami flek di usia kehamilan 7 bulan. Namun Anda harus lebih waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas di rumah. Ikuti semua saran dokter serta konsumsi obat yang mungkin telah diresepkan.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Bila selama beristirahat di rumah Anda mengalami kram, kontraksi, nyeri di perut atau panggul, pusing disertai pingsan, demam maupun menggigil atau tanda lain seperti merembesnya cairan ketuban, maka jangan menunda untuk pergi ke rumah sakit terdekat.

Sumber:

  • https://www.pregnancybirthbaby.org.au/bleeding-during-pregnancy
  • https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/22044-bleeding-during-pregnancy
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/9685-stillbirth
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4498-premature-labor
  • https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000627.htm
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/placenta-previa/symptoms-causes/syc-20352768
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/placental-abruption/symptoms-causes/syc-20376458
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/incompetent-cervix/symptoms-causes/syc-20373836
  • https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/21605-bloody-show

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id