6 Efek KB Suntik 3 Bulan dan Cara Mengatasinya
Kehamilan

6 Efek KB Suntik 3 Bulan dan Cara Mengatasinya

Juli 28th 2022

Efek KB suntik 3 bulan mungkin tidak selalu sama antara orang yang satu dan yang lain. Tetapi, KB suntik memang efektif mencegah kehamilan hingga 94%.

KB suntik adalah salah satu jenis alat kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon medroxyprogesterone, hormon buatan manusia yang cara kerjanya mirip dengan hormon progesteron. Jenis KB ini diberikan melalui intravena setiap tiga bulan sekali,baik di lengan maupun di bokong. Setelah mendapatkan KB suntik, akan mendapatkan perlindungan penuh dari kehamilan selama 12 minggu, namun seminggu setelah penyuntikan dokter akan menyarankan penggunaan kondom saat berhubungan seksual setidaknya selama 7 hari.

Jika Anda ingin merencanakan kehamilan dengan program hamil, Anda bisa menghentikan KB suntik. Namun menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), biasanya dibutuhkan waktu sekitar 10 bulan atau lebih untuk bisa hamil kembali setelah berhenti menggunakan KB suntik.

Cara kerja KB suntik 3 bulan dalam mencegah kehamilan

ilustrasi kb suntik
Sumber gambar

KB suntik efektif mencegah kehamilan hingga 99% apabila Anda mendapatkan injeksi tepat waktu setiap 3 bulan sekali. Adapun cara kerja KB suntik mencegah kehamilan adalah melalui beberapa cara, yaitu:

  • Menekan dan mencegah terjadinya ovulasi – agar bisa hamil, setiap bulan ovarium harus memproduksi sel telur yang dilepaskan di saluran tuba untuk dibuahi. Dengan menggunakan KB suntik, maka ovarium akan dicegah melepaskan sel telur setiap bulannya, sehingga sperma tidak bisa membuahi sel telur
  • Mengentalkan lendir serviks – dengan dilepaskannya hormon progestin ke aliran darah, maka lendir serviks akan mengental sehingga tidak memungkinkan sperma untuk mencapai sel telur
  • Menipiskan dinding rahim – KB suntik juga memiliki efek menipiskan dinding rahim sehingga sel telur yang telah dibuahi tidak dapat menempel dan berimplantasi di sana

KB suntik biasanya dipilih apabila Anda enggan mengonsumsi pil KB setiap hari, ingin menghindari jenis alat kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen atau memiliki kondisi kesehatan tertentu seperti anemia, kejang, penyakit sel sabit, endometriosis, atau fibroid rahim. Penggunaan KB suntik bermanfaat mengurangi keluhan kram dan nyeri saat menstruasi, mengurangi aliran darah menstruasi yang berat, serta menurunkan risiko kanker endometrium.

Efek KB suntik 3 bulan bagi tubuh

KB Suntik 3 bulan mungkin memang tidak selalu cocok digunakan semua orang. Setidaknya 6 dari 100 wanita bahkan mengalami kehamilan ketika menggunakan KB suntik. Selain itu Anda tidak direkomendasikan menggunakan alat kontrasepsi jenis KB suntik apabila memiliki problem sebagai berikut:

  • Mengalami pendarahan yang tidak diketahui jelas penyebabnya
  • Menderita kanker payudara
  • Memiliki penyakit liver
  • Sensitif terhadap kandungan KB suntik
  • Berisiko tinggi terhadap osteoporosis
  • Memiliki riwayat depresi
  • Memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke

Efek KB suntik 3 bulan, menstruasi tidak teratur

ilustrasi efek kb suntik
Sumber gambar

Efek KB suntik 3 bulan yang pertama adalah menstruasi yang tidak teratur yang bisa terjadi selama satu tahun atau lebih. Hal ini cukup membingungkan bagi seorang wanita karena terkadang sulit membedakannya dengan tanda awal kehamilan.

Tidak menstruasi saat menggunakan KB suntik

Setelah beberapa kali mendapatkan injeksi KB suntik, menstruasi mungkin akan berhenti selama beberapa periode atau mungkin pendarahan yang keluar sangatlah ringan. Menurut studi, sebagian orang yang menggunakan KB suntik berhenti menstruasi setidaknya selama 6 bulan. Dengan tidak hadirnya menstruasi berarti Anda tidak mengalami ovulasi segera setelah menghentikan KB suntik. Hal ini tentu tidak menguntungkan bagi mereka yang sedang merencanakan kehamilan, karena program hamil Anda bisa tertunda.

Kehilangan kepadatan tulang setelah menggunakan KB suntik

Salah satu efek samping yang juga disematkan dalam label kemasan KB suntik 3 bulan adalah risiko penipisan tulang dan hilangnya kepadatan tulang apabila Anda menggunakan KB suntik selama 2 tahun berturut-turut. Selama penggunaan KB suntik, dokter biasanya juga akan merekomendasikan suplemen vitamin D dan kalsium serta konsumsi makanan tinggi kalsium.

KB suntik 3 bulan menyebabkan berat badan naik

Salah satu alasan sebagian orang berhenti menggunakan KB suntik adalah karena adanya efek peningkatan berat badan. Walaupun tidak semua orang mengalaminya, namun banyak orang jadi ragu-ragu dalam penggunaannya.

KB suntik menunda kehamilan

Berbeda dengan beberapa jenis alat kontrasepsi lain yang bisa langsung meningkatkan peluang kehamilan begitu tidak digunakan, untuk bisa kembali hamil Anda harus menunggu setidaknya selama 10 bulan atau lebih. Efek KB suntik 3 bulan dalam mencegah kehamilan rupanya memang bisa bertahan cukup panjang, sehingga setelah berhenti menggunakannya pun, Anda belum tentu bisa langsung hamil.

Reaksi umum setelah mendapatkan KB suntik

Setelah mendapatkan KB suntik, Anda mungkin akan merasakan beberapa efek samping ringan sebagai reaksi umum yang cenderung tidak membahayakan, antara lain:

  • Rasa tidak nyaman atau nyeri di perut
  • Pusing
  • Kembung
  • Penurunan gairah seksual
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Kelelahan dan tubuh terasa lemah
  • Rasa gugup
  • Perubahan suasana hati dan kecenderungan mengalami depresi

Cara mengatasi efek KB suntik 3 bulan

ilustrasi cara mengatasi efek kb suntik
Sumber gambar

Sebenarnya tidak ada cara mencegah yang efektif pada setiap efek samping KB suntik, karena mungkin efek yang terlihat bisa berbeda-beda. Sebagian orang mungkin bahkan tidak merasakan efek samping dan merasa baik-baik saja selama menggunakan KB suntik, sementara orang lain mungkin mengalami efek samping parah.

Satu-satunya cara agar terhindar dari efek KB suntik 3 bulan adalah memilih jenis kontrasepsi lain, misalnya seperti:

  • IUD/ KB spiral
  • Pil KB
  • Kondom (baik kondom pria maupun wanita)
  • Diafragma
  • Cervical cap
  • Spermisida
  • KB koyo
  • KB susuk

Masing-masing alat kontrasepsi memiliki efektivitas dan efek samping berbeda-beda pula, Anda bisa mengonsultasikannya dengan dokter dan mencoba terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda cocok dengan alat kontrasepsi tersebut.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Setelah lepas dari KB suntik dan program hamil berhasil dilakukan, Anda mungkin perlu mendapatkan pemeriksaan USG dan juga NIPT test untuk mengonfirmasi kehamilan serta mencari tahu apakah ada risiko kelainan dan cacat lahir pada janin. Deteksi kelainan genetik pada janin sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi kehamilan seperti keguguran, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, dan lain sebagainya.

Sumber:

  1. https://www.verywellhealth.com/common-depo-provera-side-effects-906709
  2. https://www.webmd.com/sex/birth-control/birth-control-depo-provera
  3. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/depo-provera/about/pac-20392204
  4. https://www.healthline.com/health/birth-control/birth-control-pill-vs-shot#fa-qs

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id