Doa Mandi Nifas dan Tata Caranya
Persalinan

Doa Mandi Nifas dan Tata Caranya

Juli 19th 2022

Setelah melahirkan, seorang muslimah menyiapkan doa mandi nifas untuk melakukan mandi wajib. Hal ini biasanya terjadi setelah 40 hari pasca kelahiran.

Seorang perempuan mengandung selama 9 bulan lamanya. Selama itu menjaga kandungan dengan sebaik-baiknya, menjaga nutrisi, melakukan NIPT test, kontrol ke dokter sesuai dengan arahan program hamil dan seterusnya. Hingga tibalah waktu si kecil lahir ke dunia dan ibu menjalani nifas 40 hari.

Dalam 40 hari tersebut, seorang wanita yang baru saja melahirkan tidak dapat melaksanakan puasa dan salat. Mirip seperti sedang datang bulan. Hal itu karena sepanjang masa tersebut masih mengeluarkan darah setelah melahirkan.

Mandi nifas termasuk dalam mandi wajib yang dapat mensucikan diri bagi seorang muslimah atau perempuan beragama Islam yang baru melahirkan. Hal ini juga terdapat dalam firman Allah SWT pada penggalan QS Al Maidah ayat 6.

وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا

Ayat tersebut memiliki arti: “..dan jika kamu junub maka mandilah.”

Junub merupakan kondisi di mana seorang memiliki hadas besar seperti ketika sedang haid atau selepas melahirkan. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika seseorang mengeluarkan air mani. Dalam Islam, hal tersebut adalah junub sehingga perlu membersihkan dan mensucikan diri sebelum melakukan ibadah.

Doa mandi nifas

ilustrasi shower
Sumber gambar

Masa nifas adalah masa 40 hari di mana seorang perempuan yang baru melahirkan akan mengeluarkan darah layaknya sedang haid. Pada masa ini tentunya belum dapat melakukan ibadah seperti salat dan berpuasa. Untuk melakukannya, perlu menunggu hingga masa nifas berakhir dan melakukan mandi besar atau mandi nifas.

Doa mandi nifas adalah niat berikut ini

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ النِّفَاسِ ِللهِ تَعَالَى

(Bismillahirrohmanirrohim. Nawaitul ghusla liraf’i hadatsin nifaasi lillahi Ta’aala)

Arti dari doa ini adalah:

“Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari nifas, fardlu karena Allah Ta’ala.”

Doa mandi nifas hampir sama dengan doa mandi besar/mandi junub

Menilik doa untuk mandi besar setelah nifas ini, sebenarnya doa tersebut merupakan doa yang mirip dengan ketika kita akan mandi besar karena kondisi junub atau baru selesai datang bulan. Sebagai tambahan pengetahuan, bahwa mandi besar bukan hanya untuk perempuan, namun juga perlu untuk laki-laki bila sedang dalam kondisi tidak suci.

Niat mandi khusus untuk junub berbunyi:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

(Bismillahirrohmanirrohim. Nawaitul gusla lirof’il hadatsil akbari minal jinabati fardlon lillahi ta’ala.)

Arti dari doa mandi junub adalah: “Dengan menyebut nama Allah. Aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardu karena Allah ta’ala.”

Cara mandi yang benar

ilustrasi shower di kamar mandi
Sumber gambar

Mandi nifas berbeda dengan mandi biasa, karenanya perlu kita lakukan dengan baik agar benar-benar bisa bersuci dari kotoran. Hal ini penting supaya ibadah seperti salat, mengaji dan puasa tidak terhalang karena telah mandi secara sah.

Pertama, sebelum menyiram seluruh tubuh, baca dulu doa mandi nifas. Hal ini bisa kita lakukan dengan bersuara lirih atau cukup bicara dalam hati. Berikutnya, mulai mencuci kedua tangan hingga bersih sebanyak 3 kali.

Setelah membersihkan bagian lengan, kita berlanjut membersihkan area kemaluan atau bagian yang kotor. Bila sudah bersih, ulangi untuk membersihkan kembali kedua tangan kita.

Melanjutkan dengan wudhu di tengah mandi

Setelah membersihkan area kemaluan, kita melakukan wudhu sesuai urutan saat wudhu sebelum salat. Selanjutnya, kita kembali membasahi kepala setidaknya sampai 3 kali. Lakukan hingga ke pangkal rambut. Untuk perempuan, sunnah hukumnya untuk memisah-misah rambut seperti mandi junub pada laki-laki.

Jadi setelah mengguyur 3 kali, sudah cukup. Namun bila ingin dan mampu, kita bisa melakukannya untuk mandi yang lebih bersih. Hal ini sesuai dengan riwayat Ummu Salamah saat bertanya pada Rasulullah SAW, “Aku bertanya, wahai Rasulullah. Sesungguhnya aku ini perempuan dengan jalinan rambut kepalanya yang sangat kuat, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran.”

Membasahi seluruh tubuh

ilustrasi handuk
Sumber gambar

Langkah terakhir dalam melakukan mandi nifas adalah dengan membasahi seluruh tubuh. Cara yang benar adalah menyiramkan air dari sisi kanan ke sisi kiri. Pastikan seluruh badan terkena air agar bersih dan tersucikan. Bila hal ini sudah kita lakukan, maka mandi nifas sudah selesai.

Berikutnya, sebagai ibu yang baru melahirkan pastinya masih akan melewati hari-hari mengasuh si kecil. Untuk itu, memerlukan kesehatan yang prima. Penuhi asupan nutrisi sehari-hari yang lengkap, sempatkan untuk beristirahat dan jangan lupa lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan secara rutin.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Hal ini untuk memantau tumbuh kembang si kecil, serta mendapatkan informasi mengenai imunisasi penting bagi buah hati. Semoga orang tua dan si kecil bisa selalu sehat dan menjadi keluarga yang senantiasa dalam lindungan Allah SWT.

Sumber:

  1. https://mediaindonesia.com/humaniora/437106/tata-cara-serta-niat-mandi-junub-atau-wajib#:~:text=%22BISMILLAHI%20RAHMANI%20RAHIM%20NAWAITU%20GHUSLA,karena%20Allah%20Ta’ala.%22
  2. https://www.haibunda.com/kehamilan/20211213202542-49-261699/bacaan-niat-mandi-nifas-dan-urutan-langkahnya-bunda-siap-beribadah-lagi
  3. https://news.detik.com/berita/d-5582108/niat-mandi-setelah-melahirkan-atau-nifas-dilengkapi-tata-caranya

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id