Ciri Hamil Down Syndrome yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Kesehatan

Ciri Hamil Down Syndrome yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Mei 4th 2022

Bagaimana ciri ciri hamil down syndrome? Temukan jawabannya di sini.

Anak adalah titipan Tuhan, bagaimana pun kondisinya ketika si kecil terlahir ke dunia. Sebagai orang tua yang bertanggung jawab tentunya Anda akan menerima dan menyayanginya sepenuh hati, serta membesarkannya sebaik mungkin agar ia mendapatkan masa depan yang cerah.

Namun tanpa bisa dibantah, memiliki keturunan dengan kekurangan merupakan hal yang tentu tidak Anda dan semua orang tua inginkan. Termasuk di dalamnya Down Syndrome, suatu kondisi dimana seorang anak terlahir dengan salinan tambahan di kromosom ke-21. Dalam dunia medis, situasi ini lazim mendapat sebutan sebagai trisomi 21.

Dalam perkembangannya, Down Syndrome akan membuat si buah hati mengalami keterlambatan dan cacat pada perkembangan fisik serta mental sepanjang masa pertumbuhannya.

Ciri ciri kehamilan Down Syndrome bisa terdeteksi sejak bayi masih janin

ilustrasi foto kehamilan
Sumber gambar

Berterima kasihlah kepada kemajuan teknologi. Kini ciri ciri kehamilan Down Syndrome sudah bisa terlihat sejak bayi masih janin. Kira-kira apa saja tandanya?

Terlihat ada penebalan di kulit tengkuk janin

Pada usia kehamilan 12 – 14 minggu muncul tanda adanya penebalan di kulit tengkuk janin. Secara umum sebenarnya hal ini merupakan salah satu pertanda bahwa janin memiliki kelainan. Namun untuk lebih meyakinkan ibu dan keluarga, dokter biasanya akan memberikan beberapa tes untuk memastikan ciri ciri kehamilan Down Syndrome atau bukan.

Salah satu tes tersebut bernama Chorionic Villus Sampling, atau singkatnya adalah CVS. Pada pengujian ini dokter akan mengambil sel-sel dari plasenta. Kemudian mereka akan melakukan analisa kromosom janin dan menentukan jenis kelainannya.

Ada yang lain pada penampakan otak janin

Ciri ciri kehamilan Down Syndrome juga bisa terlihat dengan melalui tes USG dan Quadruple Marker Screen (QMS), termasuk juga bila janin memiliki kelainan pada otak dan sumsum tulang belakang.

Pengujian ini bisa dilakukan ketika usia kehamilan ibu sudah memasuki 15 hingga 20 minggu. Apabila salah satu tes menunjukkan hal-hal yang tidak normal, ada kemungkinan itu merupakan ciri ciri kehamilan Down Syndrome atau adanya cacat sejak lahir.

Kepastian janin memiliki tambahan di kromosom 21

Di dalam perut sang ibu, sel-sel bayi akan terus berkembang hingga siap lahir ke dunia. Pada proses tersebut setiap sel seharusnya menerima 23 pasang kromosom, dengan total 46 kromosom. Masing-masing ayah dan ibu memiliki setengah dari kromosom sang bayi.

Bedanya, dalam kasus Down Syndrome, salah satu kromosom sang anak tidak terpisah dengan baik. Akhirnya bayi tersebut memiliki tiga salinan, atau salinan parsial tambahan, dari kromosom 21. Keberadaan kromosom tambahan inilah yang kemudian menghambat perkembangan otak dan kondisi fisik sang anak.

Faktor terbesar penyebab bayi memiliki Down Syndrome, apa saja?

ilustrasi down syndrom
Sumber gambar

Ada beberapa faktor umum yang menyebabkan bayi terlahir memiliki Down Syndrome. Ibu harus tahu supaya bisa meminimalisirnya. Apa saja?

Usia saat ibu hamil

Perlu Anda ketahui bahwa Down Syndrome bisa terjadi tanpa memandang usia sang ibu saat hamil. Namun kemungkinan munculnya ciri ciri kehamilan Down Syndrome adalah ketika wanita hamil di usia yang tak lagi muda. Berdasarkan keterangan dari Mayo Clinic, kehamilan di usia 35 tahun atau lebih tua berisiko memunculkan kelainan genetik, termasuk risiko Down Syndrome.

Selain itu risiko kelainan genetik saat hamil ini juga makin tinggi seiring dengan semakin dekatnya masa menopause seorang wanita. Kemampuan alami manusia dalam menyeleksi embrio cacat melemah sehingga meningkatkan risiko terjadinya kemunduran perkembangan pada anak di dalam perut ibunda.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penurunan kemampuan seleksi tersebut merupakan respon adaptif Kaum Hawa. Inilah yang menjadi salah satu alasan kuat bahwa kans bayi mengalami Down Syndrome semakin besar seiring dengan bertambahnya usia wanita.

Memperhatikan jumlah saudara kandung dan jarak kelahiran

Selain faktor usia, penelitian juga menyebutkan bahwa ciri ciri kehamilan Down Syndrome bisa muncul dengan melihat jumlah saudara kandung dan gap atau selisih usia antara mereka dengan bayi. Bila jarak antar-kehamilan semakin jauh, ini juga bisa menjadi pemicu meningkatnya kemungkinan Down Syndrome pada bayi.

Selain itu, wanita yang pernah mengandung janin dengan kelainan genetik Down Syndrome juga bisa memiliki risiko janin Down Syndrome berikutnya dengan rasio sebesar 1:100.

Gaya hidup yang kurang sehat saat ibu hamil

ilustrasi ciri hamil down syndrome
Sumber gambar

Sangat penting untuk menjaga gaya hidup Anda saat sedang hamil. Sebisa mungkin hentikan konsumsi zat-zat berbahaya yang terkandung dalam minuman beralkohol dan rokok. Dua kebiasaan buruk tersebut bisa merusak komponen genetik atau DNA pada janin sehingga mengalami ketidaksempurnaan dalam proses pembentukannya.

Sering terpapar polusi dan zat beracun

Hal lain yang bisa memicu terjadinya Down Syndrome pada janin adalah paparan polusi dan zat beracun yang Anda hirup saat hamil. Beberapa di antaranya adalah polusi asap rokok, kendaraan bermotor, hingga asap pabrik.

Sementara untuk zat beracun yang dicurigai bisa meningkatkan risiko Down Syndrome adalah pestisida, limbah pabrik, logam-logam berat (arsenik, timbal, dan merkuri).

Perhatian akan gizi yang sangat minim saat hamil

Satu lagi yang harus Anda perhatikan untuk kesehatan janin dalam kandungan, yaitu mencukupi kebutuhan gizi. Nutrisi sangat penting untuk mewujudkan kehamilan yang sehat, termasuk mengurangi risiko Down Syndrome pada calon bayi.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pastikan Anda mendapatkan asupan nutrisi tertentu, seperti folat, protein, zat besi, vitamin D, dan omega-3.

Untuk bikin hati lebih nyaman dan terbebas dari ciri ciri kehamilan Down Syndrome, selain konsumsi menu-menu sehat saat kehamilan, jangan lupa untuk rutin mengunjungi dokter ahli kandungan. Dokter akan memantau pertumbuhan si kecil di dalam kandungan melalui metode-metode medis, seperti Ultrasonografi (USG) atau tes genetik untuk memastikan kesehatannya.

Dengan peduli kepada buah hati semenjak masih dalam kandungan, Anda bisa jauhkan diri dari rasa khawatir terhadap ciri ciri kehamilan Down Syndrome.

Sumber:

  1. https://www.haibunda.com/kehamilan/20190404173028-49-37344/3-ciri-kehamilan-dengan-janin-yang-dicurigai-down-syndrome
  2. https://www.orami.co.id/magazine/down-syndrome
  3. https://www.alodokter.com/ketahui-penyebab-ibu-mengandung-bayi-down-syndrome

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id