9 Ciri-ciri Janin Masuk Panggul, Apa Saja?
Kehamilan

9 Ciri-ciri Janin Masuk Panggul, Apa Saja?

Juni 4th 2022

Ciri-ciri janin masuk panggul biasanya dapat dirasakan oleh setiap ibu hamil, bahkan sekitar dua minggu sebelum melahirkan. Bagi ibu baru, ini adalah pengalaman yang sungguh mendebarkan.

Adalah hal yang umum untuk mengikuti program hamil setelah menikah agar segera mendapatkan momongan di tahun pertama usia perkawinan. Untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan dan kelainan genetik, dapatkan juga NIPT test di trimester pertama kehamilan.

Bila program hamil telah berhasil membuat Anda resmi menjadi orang tua, kini Anda bisa berlega hati dan menantikan waktunya persalinan. Normalnya persalinan terjadi di usia kehamilan 37 minggu hingga 42 minggu. Mendekati dua minggu persalinan, janin biasanya sudah masuk panggul. Masuknya janin ke panggul biasanya disertai dengan beberapa tanda-tanda umum yang bisa dirasakan. Simak ciri-ciri janin masuk panggul agar Anda lebih siap saat persalinan nanti.

Ciri-ciri janin masuk panggul

ilustrasi ciri-ciri janin masuk panggul ibu
Sumber gambar

Begitu bayi masuk panggul, bayi tidak akan langsung lahir begitu saja. Umumnya seorang ibu hamil akan merasakan gejala-gejala tertentu yang menandakan bahwa bayi sudah masuk panggul dan sedang mempersiapkan diri untuk dilahirkan.

Anda bisa bernapas lebih lega

Ciri-ciri janin masuk panggul yang pertama adalah perasaan lega dan Anda bisa bernapas lebih lega karena secara fisik bayi sudah turun ke panggul. Ia tidak lagi menyundul organ bagian atas sehingga tekanan pada diafragma akan banyak berkurang. Anda juga memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan paru-paru seperti saat sebelum hamil.

Adanya tekanan di panggul

Saat janin masuk panggul, kepalanya akan lebih banyak bertumpu di atas serviks, dan akan mengambil lebih banyak ruang di bagian bawah jalan lahir. Anda mungkin akan merasa seperti ada bola yang mengganjal di kaki Anda yang terkadang mempengaruhi cara berjalan Anda.

Meningkatnya debit keputihan

Setelah janin masuk panggul, kepalanya secara fisik akan menekan leher serviks. Menyebabkan serviks menipis dan melebar untuk memulai proses persalinan. Ketika serviks menipis, ia akan secara alamiah membersihkan diri dari sumbat lendir yang berfungsi menghalangi pembukaan serviks. Akibatnya, Anda akan mulai melihat adanya peningkatan debit keputihan yang keluar seperti potongan lendir.

Ingin buang air kecil terus menerus

Kepala janin yang sudah masuk panggul akan menekan kandung kemih yang menyebabkan Anda merasa ingin buang air kecil terus menerus.

Bisa makan lebih banyak

ilustrasi makan lebih banyak
Sumber gambar

Bila sebelumnya selalu kesulitan untuk makan dalam porsi yang banyak, mendekati waktu persalinan Anda sudah bisa memperbanyak porsi makan. Karena posisi janin sudah masuk panggul, akan ada lebih banyak ruang untuk diisi oleh makanan, sehingga Anda akan menyadari bahwa porsi makan sebelumnya tidak cukup membuat Anda kenyang.

Sedikit terbebas dari heartburn

Tekanan pada perut kerap menyebabkan gejala umum yang disebut heartburn. Heartburn adalah sensasi seperti terbakar di dada yang diakibatkan naiknya asam lambung ke kerongkongan. Tanpa adanya tekanan di diafragma, semakin kecil kemungkinan Anda mengalami heartburn sehingga Anda tidak akan merasa terlalu mual dan lebih lega.

Perut terlihat menggantung lebih rendah

Ciri-ciri janin masuk panggul yang bisa diamati oleh orang yang lain adalah perut yang terlihat menggantung lebih rendah. Anda akan terlihat seolah-olang sedang membawa barang terlalu berat yang menyebabkan ruang antara payudara dan perut sangat terlihat.

Nyeri di panggul seperti disengat

ilustrasi sakit punggung
Sumber gambar

Ketika janin masuk panggul, Anda akan lebih sering merasakan nyeri seperti sengatan di daerah panggul yang terjadi karena kepala bayi memberi tekanan pada banyak ligamen di panggul. Rasa nyerinya dapat meningkat seiring dengan pergerakan tertentu, sehingga Anda perlu sering-sering menyesuaikan diri dan mencari posisi yang nyaman.

Kontraksi palsu yang lebih sering dirasakan

Kontraksi Braxton Hicks atau disebut juga kontraksi palsu mungkin dialami wanita sebelum persalinan sebenarnya. Ini adalah cara tubuh untuk mempersiapkan diri atas persalinan, yang juga merupakan ciri-ciri janin masuk panggul lainnya.

Namun bila saat ini usia kehamilan Anda sudah mendekati due-date (hari persiapan lahir), maka Anda memang harus bersiap untuk bersalin.

Cara agar janin cepat masuk panggul

ilustrasi agar janin cepat masuk panggul
Sumber gambar

Secara alami, setidaknya 1-2 minggu sebelum persalinan janin akan masuk ke panggul. Namun bila dua minggu sebelum persalinan Anda merasa bayi masih anteng di atas, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

Berjalan-jalan

Berdiri tegak dan bergerak akan membuat gravitasi secara alami menarik tubuh untuk tetap menempel di bumi. Kombinasi gravitasi dan gerakan tubuh ini dapat membantu memancing janin turun dan masuk ke panggul.

Squat

Jaman dulu nenek moyang menyarankan ibu hamil yang mendekati usia persalinan untuk mengepel dengan berjongkok (squat). Tampaknya cara ini memang efektif untuk membantu bayi cepat masuk ke jalan lahir.

Latihan pembukaan panggul

Anda juga bisa mempercepat janin masuk panggul dengan melakukan latihan pembukaan panggul. Pertama-tama duduk dengan kaki terbuka lebar, kemudian condongkan tubuh ke depan untuk memindahkan beban dari perut ke panggul. Anda tidak disarankan melipat badan di atas kaki atau melangkah lebih jauh dari rentang gerak karena akan membahayakan fisik Anda dan bisa menyebabkan kehilangan keseimbangan.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Penelitian mengatakan bahwa wanita dengan tubuh yang tinggi cenderung memiliki usia kehamilan lebih lama, sehingga apabila Anda ingin mempercepat janin masuk panggul dan mendapatkan persalinan alami yang lancar, Anda bisa mencoba tiga latihan dasar di atas. Tentunya sebelum melakukan latihan tersebut ada baiknya Anda membicarakannya terlebih dahulu dengan dokter kandungan Anda, terutama untuk memastikan bahwa latihan tersebut aman dilakukan sesuai dengan kondisi kehamilan saat ini.

Sumber:

  1. https://momlovesbest.com/baby-dropping
  2. https://www.healthline.com/health/pregnancy/baby-dropping#The-takeaway-
  3. https://www.verywellfamily.com/what-does-it-mean-when-your-baby-drops-2759074
  4. https://www.babycentre.co.uk/x25015771/how-long-is-a-normal-pregnancy
  5. https://www.webmd.com/baby/guide/true-false-labor

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id