Begini Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dan Bulan
Kehamilan

Begini Cara Menghitung Usia Kehamilan dalam Minggu dan Bulan

Agustus 6th 2022

Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan mungkin tidak diketahui semua wanita. Namun bukan berarti tidak mungkin untuk menghitung usia kehamilan, karena dapat diperkirakan dengan beberapa cara.

Mengetahui usia kehamilan sangat penting untuk memperkirakan kapan bayi akan dilahirkan. Selain itu, usia kehamilan juga dibutuhkan oleh dokter untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan janin di dalam rahim, apakah sudah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Pertumbuhan janin bisa jadi terhambat atau berhenti karena komplikasi kehamilan atau adanya kelainan pada janin. Untuk mendeteksi adanya kelainan genetik pada janin lebih dini, Anda bisa mendapatkan pemeriksaan NIPT test sejak trimester pertama.

Perhitungan usia kehamilan lebih tepat jika menggunakan hitungan minggu bukan bulan, yang akan dibagi menjadi tiga trimester.

  • Trimester pertama: usia kehamilan 0-14 minggu
  • Trimester kedua: usia kehamilan 14-27 minggu
  • Trimester ketiga: usia kehamilan 27-42 minggu

Umumnya kehamilan berlangsung selama 280 hari atau 40 minggu sampai saat persalinan. Sedangkan pembuahan diprediksi terjadi dua minggu setelah Anda menstruasi.

Cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan

ilustrasi tips cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan
Sumber gambar

Mengetahui usia kehamilan dalam minggu dan bulan ada beberapa cara yang berbeda-beda, Anda bisa mencoba menggunakan salah satunya yang menurut Anda paling mudah dilakukan. Anda juga bisa meminta bantuan bidan atau dokter untuk membantu menghitungkannya. Berikut adalah beberapa cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan yang bisa Anda coba.

Menghitung usia kehamilan berdasarkan hari pertama haid terakhir (HPHT)

Salah satu cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan yang paling populer adalah menggunakan rumus Naegele. Cara ini paling cocok digunakan apabila Anda memiliki siklus haid teratur 28 hari. Untuk menggunakan rumus ini Anda harus tahu kapan hari pertama haid terakhir. Jika Anda menjalani program hamil, maka sebaiknya mulai sekarang Anda mencatat hari pertama dan hari terakhir siklus menstruasi, yang kedepannya akan sangat berguna dalam meningkatkan peluang kehamilan dan juga menghitung usia kehamilan.

Setelah mengetahui HPHT, berikut adalah cara menghitung menggunakan rumus Naegele:

Tentukan hari pertama haid terakhir (HPHT)

Tambahkan 1 tahun

Tambahkan 7 hari

Mundurkan tiga bulan

Misalnya, jika HPHT tanggal 20 Juli 2022, maka perhitungannya menjadi:

20 Juli 2022 + 1 tahun = 20 Juli 2023

20 Juli 2023 + 7 hari = 27 Juli 2023

27 Juli 2023 – 3 bulan = 27 April 2023

Maka berdasarkan rumus Naegele, maka hari perkiraan melahirkan Anda pada 27 April 2023.

Menghitung usia kehamilan berdasarkan rumus minggu kehamilan

Untuk mengetahui usia kehamilan dalam minggu, Anda bisa menggunakan cara yang paling sederhana, yaitu menambah 7 hari dari tanggal menstruasi terakhir, rumusnya adalah sebagai berikut:

Minggu pertama kehamilan = HPHT + 7 hari

Misalnya, jika hari pertama haid terakhir tanggal 20 Juli 2022, maka perkiraan minggu pertama kehamilan Anda adalah:

Minggu ke-1 kehamilan = 20 Juli 2022 + 7 hari = 27 Juli 2022

Minggu ke-2 kehamilan = 27 Juli 2022 + 7 hari = 3 Agustus 2022

Minggu ke-3 kehamilan = 3 Agustus 2022 + 7 hari = 10 Agustus 2022

Minggu ke-4 kehamilan = 10 Agustus 2022 + 7 hari = 17 Agustus 2022 dan seterusnya

Dengan contoh di atas, maka perkiraan lahir bayi adalah 27 April 2023.

Menghitung usia kehamilan dengan mengukur tinggi fundus uteri

ilustrasi Menghitung usia kehamilan dengan mengukur tinggi fundus uteri
Sumber gambar

Bidan atau dokter juga mungkin mengukur usia kehamilan berdasarkan tinggi fundus uteri. Tinggi fundus adalah ukuran dalam centimeter yang dihitung dari tulang kemaluan ke bagian atas rahim. Pertumbuhan janin yang baik harus berada pada kisaran prediksi usia kehamilan.

Setelah 20 minggu, tinggi fundus Anda dalam sentimeter biasanya akan sama dengan jumlah usia kehamilan dalam minggu. Jadi, jika tinggi fundus Anda sekitar 21 cm, maka usia kehamilan Anda berkisar 21 minggu.

Ada kalanya tinggi fundus tidak sesuai dengan usia kehamilan akibat ukuran perut yang lebih kecil atau lebih besar dari biasanya. Bidan atau dokter akan melakukan pemeriksaan dengan USG untuk mengetahui lebih lanjut, apakah ada komplikasi kehamilan yang Anda alami, yang mempengaruhi ukuran tinggi fundus uteri.

Menghitung usia kehamilan dengan pemeriksaan USG

Menghitung usia kehamilan dengan HPHT atau dengan rumus minggu kehamilan tidak selalu memberikan hasil akurat, terutama jika Anda tidak memiliki haid yang teratur. Sehingga pilihan cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan yang bisa dilakukan adalah mendapatkan pemeriksaan fisik dan USG transvaginal untuk menentukan usia kehamilan dengan lebih akurat.

USG transvaginal berbeda dengan USG abdominal. USG transvaginal adalah pemeriksaan USG dengan menggunakan alat yang dimasukkan lewat vagina, sehingga dokter bisa mengetahui kondisi rahim dan di mana sele telur yang dibuahi berimplantasi. Cara ini efektif mengetahui usia kehamilan di masa awal kehamilan, di mana janin cenderung berkembang dengan kecepatan yang sama.

Sedangkan pemeriksaan USG abdominal digunakan untuk memantau apakah janin tumbuh dan berkembang dengan baik, apakah ada kelainan fisik pada janin, berapa ukuran janin saat ini, apa jenis kelamin janin, apakah cairan ketuban saat ini masih cukup, dan lain sebagainya.

Menghitung usia kehamilan dengan mengetahui tanggal pembuahan dalam fertilisasi in vitro (IVF)

Bila Anda menjalani program bayi tabung (fertilisasi in vitro), maka cara menghitung usia kehamilan dalam minggu dan bulan lebih mudah. Anda cukup tahu kapan tanggal embrio ditransfer ke dalam rahim Anda, dan berapa usia embrio saat ditransfer ke dalam rahim.

Pentingnya mengetahui usia kehamilan

ilustrasi Pentingnya mengetahui usia kehamilan
Sumber gambar

Mengetahui usia kehamilan bukan hanya untuk mengetahui kapan hari perkiraan lahir (HPL) saja. Mengetahui usia kehamilan digunakan untuk memantau kehamilan dan pertumbuhan serta perkembangan janin di dalam rahim. Apabila dokter mencurigai adanya tanda-tanda yang tidak normal, maka dokter bisa memutuskan intervensi atau tes prenatal apa yang bisa diberikan sesuai usia kehamilan.

Bila ada tanda-tanda persalinan padahal usia kehamilan Anda masih di bawah 38 minggu, dokter dapat mempersiapkan resiko terburuk apabila bayi harus dilahirkan prematur.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Jika saat ini sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya usahakan untuk mencatat jadwal haid beberapa bulan terakhir secara rutin. Anda juga bisa menggunakan aplikasi di ponsel agar lebih praktis dan mudah diingat. Kebiasaan mencatat jadwal haid membantu mengetahui masa subur sehingga meningkatkan peluang kehamilan. Mulai sekarang, jangan lupa menandai jadwal menstruasi Anda, ya.

Sumber:

  1. https://www.healthline.com/health/pregnancy/your-due-date#sources
  2. https://www.verywellfamily.com/how-many-weeks-pregnant-am-i-2758651
  3. https://hellosehat.com/kehamilan/kandungan/prenatal/cara-menghitung-usia-kehamilan/
  4. https://www.alodokter.com/menentukan-usia-janin-dengan-teknik-menghitung-usia-kehamilan

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id