Tidak Susah, Begini Cara Menghitung Kehamilan
Kesehatan

Tidak Susah, Begini Cara Menghitung Kehamilan

Agustus 13th 2022

Mengetahui usia kehamilan merupakan hal yang penting dipelajari oleh setiap perempuan. Ada beberapa kondisi medis terkait janin yang bisa dideteksi secara dini dan berhubungan dengan usia kehamilan. Tak hanya itu, hal tersebut juga memudahkan dalam menentukan HPL (Hari Perkiraan Lahir). Oleh karena itu, sangat penting mengetahui cara menghitung kehamilan.

Pernahkah Anda hamil sebelumnya? Jika pernah, bagaimana Anda menghitung usia kehamilan dan HPL? Sebagian perempuan tidak mengetahui perhitungan-perhitungan tersebut hingga mereka mengalami kehamilan itu sendiri dan baru mendapatkan informasi dari dokter kandungan setelahnya. Padahal, cara menghitung kehamilan sebenarnya cukup mudah.

Ada tiga cara menghitung kehamilan, dua cara dapat Anda hitung atau praktikkan secara mandiri, sedangkan satu cara baru dapat dilakukan oleh dokter kandungan. Berikut adalah tiga cara menghitung kehamilan tersebut:

Cara menghitung kehamilan dengan HPHT

ilustrasi cara menghitung kehamilan dengan HPHT
Sumber gambar

Sesuai namanya, HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), merupakan hari pertama Anda mulai haid yang terakhir kali sebelum hamil. Misalkan terakhir Anda haid mulai tanggal 24 Juni 2022 hingga 28 Juni 2022. Lalu, hari ini tanggal 31 Juli 2022 dan Anda sudah terlambat haid selama seminggu. Maka, HPHT Anda adalah tanggal 24 Juni 2022.

Cara menghitung kehamilan yang paling sederhana adalah mengurangi tanggal saat ini dengan HPHT. Dalam kasus di atas, berarti 31 Juli 2022 – 24 Juni 2022. Jadi, diperoleh usia kehamilan selama 1 bulan 7 hari atau 5 minggu. Cukup mudah, bukan?

Melalui perhitungan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa usia kehamilan seseorang tidak dihitung sejak terjadinya pembuahan atau sejak hari pertama Anda terlambat haid, melainkan dari HPHT. Kekeliruan inilah yang masih banyak beredar di masyarakat. Jadi secara lebih praktis, berapa lama Anda telah mengalami keterlambatan haid, tambahlah 1 bulan (4 minggu) untuk menentukan usia kehamilan Anda.

Cara menghitung kehamilan dengan mengukur tinggi fundus uteri

ilustrasi menghitung kehamilan
Sumber gambar

Cara menghitung kehamilan yang sederhana berikutnya adalah dengan mengukur tinggi fundus uteri. Sebenarnya, cara ini dapat dilakukan di rumah berbekal sebuah meteran. Anda cukup berbaring telentang dengan membentangkan meteran di perut.

Apa itu fundus uteri? Fundus uteri adalah puncak dari rahim. Anda cukup membentangkan meteran mulai dari tulang kemaluan hingga ujung perut yang menonjol. Selanjutnya, Anda cukup memasukkan hasil pengukuran Anda ke dalam rumus Mac Donald, yaitu 2X(tinggi fundus uteri/7) dalam hitungan bulan.

Misalkan jarak antara tulang kemaluan hingga ujung perut yang menonjol adalah 24cm, maka usia kehamilan adalah 2X(24/7)=6 bulan (sekitar 26 minggu). Tentunya bila perhitungan tersebut menghasilkan angka desimal, Anda hanya perlu membulatkannya ke bawah. Bila Anda malas menghitung, Anda cukup mencari tabel dari rumus Mac Donald dan mencocokkan hasil perhitungan dengan taksiran usia kehamilan.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara ini baru dapat digunakan ketika kehamilan memasuki usia 12 minggu ke atas. Hal ini disebabkan pada usia kehamilan yang terlalu muda, rahim belum menonjol sehingga fundus uteri belum tampak dan belum bisa diukur. Cara menghitung kehamilan dengan mengukur fundus uteri memang cukup mudah, namun memang tidak seakurat USG.

Cara menghitung kehamilan dengan pemeriksaan USG

ilustrasi cara menghitung kehamilan dengan pemeriksaan USG
Sumber gambar

Cara menghitung kehamilan yang terakhir dan paling dikenal masyarakat adalah menggunakan bantuan alat USG (ultrasonography). Pemeriksaan USG akan semakin akurat bila dilakukan semakin awal, terutama pada trimester pertama. Akan tetapi, keakuratan perhitungan USG akan semakin menurun seiring bertambahnya usia kehamilan. Jadi, sangat penting untuk segera melakukan pemeriksaan USG setelah Anda terlambat haid atau hasil pemeriksaan test pack positif.

Ada beberapa indikator yang tampak pada USG janin, yang digunakan dalam menentukan usia kehamilan. Indikator tersebut antara lain kantong gestasi yang muncul di usia kehamilan 5-10 minggu, Crown Rump Length (jarak kepala ke bokong) pada usia kehamilan 7-14 minggu, diameter biparietal, lingkar kepala, lingkar perut, dan panjang femur yang tampak pada usia kehamilan 12 minggu ke atas.

Memang untuk pemeriksaan USG, Anda tidak dapat melakukan dan menginterpretasikan hasilnya seorang diri. Anda harus pergi ke dokter spesialis kandungan untuk melakukannya. Tak hanya menentukan usia kehamilan, USG juga bisa mendeteksi kelainan kongenital sejak dini sehingga setiap ibu hamil di Indonesia diwajibkan melakukan pemeriksaan USG minimal 8 kali selama kehamilan.

Selain USG, ada berbagai pemeriksaan untuk mendeteksi kelainan bawaan pada janin sedini mungkin. Mulai dari yang bersifat noninvasif seperti NIPT Test, hingga yang invasif seperti amniocentensis dan CVS. Tidak ada salahnya mencoba pemeriksaan noninvasif seperti NIPT Test untuk mendeteksi kelainan kromosom seperti Sindroma Down sejak dini.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Melakukan penghitungan usia kehamilan dan berbagai pemeriksaan untuk mendeteksi kelainan bawaan sedini mungkin merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Apabila belum memiliki waktu untuk membuat janji dengan dokter kandungan, Anda mungkin bisa mencoba beberapa cara menghitung kehamilan di atas terlebih dahulu di rumah. Namun, jangan lupa untuk tetap memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan setelahnya.

Sumber:

  1. https://www.omnicalculator.com/health/gestational-age#:~:text=First%2C%20by%20subtracting%20280%20days,of%20the%20last%20menstrual%20period.
  2. https://www.brooksidepress.org/Products/Military_OBGYN/Textbook/Pregnancy/estimating_gestational_age.htm#:~:text=MacDonald’s%20Rule&text=That%20distance%2C%20measured%20in%20centimeters,is%20known%20as%20MacDonald’s%20Rule.
  3. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7194423/

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id