Begini Cara Mengatasi Perut Kencang Saat Hamil 4 Bulan
Kehamilan

Begini Cara Mengatasi Perut Kencang Saat Hamil 4 Bulan

September 17th 2022

Cara mengatasi perut kencang saat hamil 4 bulan tergantung pada penyebabnya. Anda hanya perlu tetap waspada karena risiko keguguran masih mungkin terjadi.

Kehamilan secara umum dibagi menjadi tiga trimester, trimester pertama (minggu ke-1 sampai minggu ke-12), trimester kedua (minggu ke-13 sampai minggu ke-26) dan trimester ketiga (minggu ke-27 sampai minggu ke-40). Masing-masing trimester memiliki perkembangan tanda kehamilan yang berbeda-beda, mulai dari mual, sakit kepala, flek, mudah merasa lelah, seringkali buang air kecil, hingga kram perut. Gejala kehamilan bisa jadi adalah normal, namun beberapa di antaranya mengindikasikan adanya kondisi tertentu dalam kehamilan.

Komplikasi kehamilan bisa mengarah pada berakhirnya kehamilan atau disebut juga keguguran atau lahir mati (stillbirth). Pada trimester pertama dan kedua, keguguran lebih banyak dipengaruhi oleh kelainan pada embrio yang disebabkan kelainan genetik. Kelainan genetik atau kelainan kromosom dapat dideteksi dengan test NIPT sejak usia 10 minggu kehamilan, atau dengan tes genetik lainnya. Mendapatkan tes tersebut akan membantu meningkatkan kesehatan kehamilan hingga saat persalinan.

Komplikasi kehamilan seperti cacat lahir, berat badan lahir rendah, janin terhambat perkembangannya (IUGR) juga sebenarnya bisa dicegah dengan konsumsi nutrisi yang seimbang dan juga suplemen prenatal. Beberapa suplemen prenatal seperti asam folat bahkan telah disarankan dikonsumsi setidaknya 3 bulan sebelum merencanakan kehamilan. Wanita yang menjalani program hamil, juga disarankan mengonsumsi sekitar 400 mcg asam folat untuk mencegah cacat tabung saraf atau spina bifida.

Gejala kehamilan yang normal seperti kram perut juga bisa mengindikasikan kondisi kesehatan tertentu selama kehamilan. Kram perut disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda sesuai dengan usia kehamilan Anda. Kram perut ditandai dengan perasaan kencang pada perut. Normal atau tidaknya kram perut tergantung pada gejala yang menyertai dan penyebabnya.

Perut kencang saat hamil 4 bulan, apa penyebabnya?

ilustrasi penyebab perut kencang saat hamil
Sumber gambar

Salah satu gejala kehamilan yang wajar terjadi selama kehamilan adalah kram perut. Saat mengalami kram perut, Anda akan merasa perut menjadi lebih kencang dari biasanya. Perut kencang saat hamil 4 bulan ini umumnya disebabkan oleh berbagai hal, antara lain seperti:

Adanya gas atau di perut atau kembung

Seperti halnya morning sickness, adanya gas atau perut kembung selama kehamilan adalah hal yang sangat umum dialami ibu hamil. Perasaan kembung ini disebabkan oleh peningkatan kadar hormon progesteron yang melemaskan semua otot termasuk otot di saluran pencernaan, akibatnya pencernaan akan melambat. Sedangkan gas lebih banyak disebabkan oleh konsumsi makanan seperti makanan berlemak dan gorengan, kacang-kacangan, biji-bijian, serta konsumsi sayuran penghasil gas seperti kubis dan brokoli. Kembung dan gas inilah yang yang kemudian menyebabkan perut terasa kencang atau kram.

Perut kencang saat hamil 4 bulan karena sembelit

Sembelit adalah salah satu gejala kehamilan yang bisa berkembang di semua trimester kehamilan, dan akan memuncak di trimester ketiga. Sembelit disebabkan oleh tekanan besar oleh usus akibat pertumbuhan janin di dalam rahim, peningkatan hormon progesteron, asupan zat besi yang tinggi serta kurangnya asupan cairan dan serat di dalam tubuh. Selain kesulitan buang air besar, Anda juga akan merasakan perut yang kencang saat sembelit.

Kontraksi palsu (braxton hicks) menyebabkan perut kencang saat hamil

ilustrasi kontraksi palsu
Sumber gambar

Rasa kencang saat hamil 4 bulan juga bisa disebabkan oleh adanya kontraksi palsu. Kontraksi palsu ini seringkali terjadi di trimester kedua dan ketiga kehamilan. Ketika terjadi kontraksi, rahim akan mengencang dan kembali rileks. Berbeda dengan kontraksi yang sebenarnya, kontraksi palsu lebih terasa seperti kram menstruasi yang dapat dirasakan di perut bagian atas.

Perut kencang saat hamil 4 bulan juga mengindikasikan adanya hal serius pada kehamilan, yang disebabkan oleh beberapa hal berikut:

Infeksi saluran kencing

Infeksi saluran kencing yang dirasakan selama kehamilan, sering disertai dengan gejala kram yang menyebabkan perut terasa kencang. Infeksi saluran kencing sebenarnya adalah hal yang biasa dialami ibu hamil, namun membutuhkan pengobatan dan perawatan agar tidak sampai mempengaruhi kondisi janin.

Keguguran

Kram yang menyebabkan perut terasa kencang terus menerus, disertai dengan adanya flek atau pendarahan adalah tanda-tanda keguguran. Anda harus segera menghubungi dan memeriksakan diri ke dokter bila kram perut yang Anda rasakan disertai keluarnya flek berwarna merah mudah atau merah segar.

Preeklamsia

Preeklamsia sangat berisiko dialami ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi selama kehamilan. Preeklamsia menyebabkan rasa nyeri serta kram di perut bagian bawah.

Persalinan prematur

Perut kencang saat hamil 4 bulan juga dapat mengindikasikan tanda-tanda persalinan prematur, terutama bila kram disertai dengan kontraksi yang terjadi terus menerus dan semakin dekat. Anda perlu segera pergi ke rumah sakit apabila merasakan hal ini.

Abrupsi plasenta

Abrupsi plasenta adalah hal yang jarang terjadi, namun sangat berbahaya bagi janin. Abrupsi plasenta terjadi ketika plasenta terpisah dari rahim sebelum janin dilahirkan. Kondisi ini ditandai dengan adanya perut kencang yang parah dan tidak kunjung hilang. Karena kondisi ini bisa membahayakan janin dan juga ibu, maka jangan menunda untuk pergi ke rumah sakit bila merasakan gejalanya.

Cara mengatasi perut kencang saat hamil 4 bulan

ilustrasi mengatasi perut kencang saat hamil
Sumber gambar

Mengatasi perut kencang saat hamil 4 bulan tergantung pada apa penyebabnya. Pada kondisi umum, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut untuk meringankan rasa kram di perut Anda:

  • Mandi air hangat
  • Melakukan stretching untuk mengurangi kekakuan tubuh
  • Menggunakan kompres hangat di punggung
  • Menggunakan sabuk maternity (sabuk kehamilan)
  • Menghindari berdiri terlalu lama
  • Tidur menyamping ke kiri dan meletakkan guling atau bantal di tengah kedua kaki
  • Menghindari perubahan pergerakan terlalu cepat
  • Mencukupi tidur dan beristirahat
  • Mengonsumsi cukup serat dan cairan tubuh
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri yang boleh dikonsumsi ibu hamil

Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter atau pergi ke rumah sakit bila kram perut yang dirasakan terasa sangat sakit, semakin parah dan tidak kunjung hilang, atau disertai dengan gejala lain seperti berikut:

  • Kontraksi yang terjadi semakin lama semakin dekat dan teratur
  • Adanya nyeri tekan pada vagina
  • Adanya pendarahan yang keluar melalui vagina
  • Sakit kepala parah
  • Nyeri tajam di perut atau setiap berubah posisi
  • Muntah, demam dan menggigil
  • Nyeri seperti menstruasi namun semakin lama semakin parah
  • Adanya cairan yang merembes keluar dari vagina

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Kebanyakan perut kencang yang dirasakan saat hamil dapat diatasi dengan istirahat yang cukup atau dengan minum pereda nyeri. Namun sebaiknya terlebih dahulu bicarakan dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi obat pereda nyeri apapun. Periksakan diri ke dokter atau ke rumah sakit bila kram terus berkembang atau disertai gejala lainnya.

Sumber:

  1. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323799#summary
  2. https://www.emedicinehealth.com/when_should_i_worry_cramping_in_second_trimester/article_em.htm
  3. https://www.webmd.com/baby/guide/pregnancy-round-ligament-pain
  4. https://www.babycenter.com/pregnancy/your-body/gas-and-bloating-during-pregnancy_247
  5. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/21895-pregnancy-constipation
  6. https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/22965-braxton-hicks

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id