5 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil
Kehamilan

5 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

November 12th 2022

Cara mengatasi mual saat hamil merupakan pengetahuan umum yang harus diketahui oleh para ibu hamil. Hal ini karena mual merupakan salah satu keluhan yang paling banyak terjadi selama masa kehamilan. Ada yang hanya mengalami rasa mual ringan di pagi hari, namun ada pula yang mengalaminya sepanjang hari.

Rasa mual yang hadir sepanjang hari tentu mengganggu aktivitas. Belum lagi jika disertai dengan muntah, yang akan membuat tubuh menjadi dehidrasi dan lemas. Nah, berikut tak hanya akan dijelaskan mengenai cara mengatasi mual saat hamil, tapi juga penyebab, dan siapa saja golongan yang lebih berisiko mengalami keluhan tersebut saat hamil.

Penyebab mual saat hamil

ilustrasi Penyebab mual saat hamil
Sumber gambar

Sebelum mengetahui tentang cara mengatasi mual saat hamil, ada baiknya Anda mengerti mengapa terjadi mual saat hamil. Tahukah Anda bahwa keluhan mual dan muntah selama hamil bisa berarti tanda yang baik? Sebenarnya, Anda tidak perlu khawatir selama mual dan muntah tersebut tidak berlebihan.

Ternyata, rasa mual selama hamil berkaitan dengan perubahan hormonal dalam tubuh. Semakin besar rasa mual yang Anda alami, semakin tinggi kadar hormon kehamilan (HCG) dalam tubuh. Itu adalah pertanda baik karena HCG banyak dibutuhkan pada awal kehamilan agar kandungan senantiasa sehat dan terjaga.

Mual dan muntah selama hamil juga bisa merupakan tanda bahwa plasenta berada dalam kondisi yang viabel (dapat menunjang kehidupan janin). Tanda yang baik, bukan? Selain itu, hormon estrogen juga memiliki peran penting dalam timbulnya rasa mual tersebut.

Akan tetapi, rasa mual yang berlebihan juga bisa menjadi masalah bagi kehamilan. Anda bisa saja mengalami hyperemesis gravidarum (mual muntah berlebihan) yang berujung pada dehidrasi dan malnutrisi. Hal ini sangat berbahaya bagi janin karena dapat menghambat perkembangan organ dalam kandungan.

Rasa mual berlebihan diikuti kadar HCG sangat tinggi juga bisa berarti Anda mengalami mola hydatidosa (kehamilan anggur). Inilah pentingnya pemeriksaan USG dengan dokter kandungan untuk mendeteksi kelainan dalam kandungan sejak dini. Anda juga dapat sekaligus melakukan tes NIPT untuk melihat adanya kelainan genetik pada janin sejak dalam kandungan.

Faktor risiko mual saat hamil

ilustrasi faktor risiko mual saat hamil
Sumber gambar

Anda mungkin heran melihat ada ibu hamil yang dapat dengan santai menjalani kehamilan tanpa banyak keluhan, namun ada juga yang sangat bertolak belakang. Tahukah Anda, ternyata ada golongan ibu hamil yang lebih rentan mengalami keluhan mual? Berikut adalah beberapa faktor risiko yang membuat Anda lebih rentan mengalami keluhan mual saat hamil.

  1. Kehamilan kembar atau janin lebih dari satu
  2. Mengalami keluhan mual hebat pada kehamilan sebelumnya
  3. Memiliki riwayat keluarga dengan keluhan mual hebat saat hamil
  4. Memiliki riwayat nyeri kepala migrain
  5. Kehamilan pertama
  6. Ibu hamil dengan obesitas
  7. Sedang mengalami stres

Nah, dari daftar tersebut, apakah Anda termasuk dalam salah satunya? Jika ya, tak perlu khawatir karena ada cara mengatasi mual saat hamil tersebut, yang akan dijelaskan pada bagian selanjutnya dari artikel ini.

Cara mengatasi mual saat hamil

ilustrasi mengatasi mual saat hamil
Sumber gambar

Keluhan mual biasanya akan reda seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, yaitu sekitar usia 16-20 minggu. Meski demikian, bukan berarti Anda tidak perlu melakukan apa pun dan hanya menunggu. Memiliki kualitas hidup yang baik dan bebas mual selama masa kehamilan merupakan hal yang patut diperjuangkan. Berikut adalah beberapa cara mengatasi mual saat hamil yang dapat Anda aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Mencukupi kebutuhan nutrisi

Menjaga pola makan selalu menjadi hal penting dalam setiap kondisi. Ada kalanya rasa mual muncul karena ada nutrisi yang belum tercukupi dalam tubuh. Itulah pentingnya untuk selalu mencukupi kebutuhan gizi. Saat ini sudah tersedia tes nutrigenomik yang dapat memudahkan Anda dalam mengetahui kebutuhan nutrisi tubuh.

Makan porsi kecil

Usahakan untuk tidak makan sekaligus dalam porsi besar. Makanlah dalam porsi kecil, namun sering. Hal ini untuk menghindari lambung bekerja keras dan menghasilkan asam lambung lebih banyak.

Minum air hangat

Air hangat dikenal dapat memberikan efek relaksasi bagi tubuh. konsumsi minuman hangat akan membuat saluran pencernaan menjadi lebih tenang. Cara mengatasi mual saat hamil ini cukup ampuh dalam meredakan mual dalam seketika.

Tidak tidur setelah makan

Jangan langsung tidur atau berbaring setelah makan besar. Hal tersebut akan membuat asam lambung menjadi lebih mudah naik ke kerongkongan sehingga rasa mual bertambah parah. Tunggulah kira-kira selama 1-2 jam sebelum berbaring. Anda dapat menggunakan waktu 1-2 jam tersebut dengan melakukan aktivitas lain yang menyenangkan.

Antiemetik dan vitamin

Apabila cara mengatasi mual saat hamil di atas tidak dapat meredakan mual yang Anda alami, dokter mungkin memberikan obat antiemetik (obat mual). Obat tersebut tidak boleh dibeli secara bebas tanpa adanya anjuran dari dokter, mengingat ibu hamil tidak boleh sembarang mengonsumsi obat. Biasanya pemberian obat mual disertai dengan vitamin B sebagai penunjang.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Nah, itulah cara mengatasi mual saat hamil yang dapat Anda praktikkan. Apabila keluhan tidak membaik atau malah memburuk, segeralah ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat. Semoga para ibu hamil bisa terbebas dari rasa mual berlebih sehingga dapat menjalani kehamilan dengan nyaman dan tenang.

Sumber:

  1. https://www.nhs.uk/pregnancy/related-conditions/common-symptoms/vomiting-and-morning-sickness/#:~:text=Nausea%20and%20vomiting%20in%20pregnancy,day%2Dto%2Dday%20life
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/expert-answers/nausea-during-pregnancy/faq-20057917

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id