Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Ini Faktanya
Kehamilan

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing? Ini Faktanya

November 21st 2022

Daging kambing merupakan makanan yang lezat dan digemari banyak orang, termasuk ibu hamil. Tapi bolehkah ibu hamil makan daging kambing? Selama ini banyak beredar informasi bahwa ibu hamil tidak boleh mengonsumsi daging kambing.

Konon kambing adalah hewan berdarah panas sehingga dagingnya pun menimbulkan sensasi panas di perut. Konsumsi daging kambing dikhawatirkan dapat membuat ibu hamil merasa mulas hingga keguguran. Seberapa akurat informasi tersebut?

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing? Berikut akan dijelaskan seputar konsumsi daging kambing dalam kehamilan, manfaat, serta cara pengolahannya yang aman bagi ibu hamil.

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing?

ilustrasi makan daging kambing
Sumber gambar

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing? Pertanyaan tersebut mungkin juga terngiang-ngiang di benak Anda yang tak sabar mengonsumsi daging kambing. Jika Anda pecinta daging kambing, maka berbahagialah karena tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi daging kambing.

Daging kambing termasuk dalam daging merah yang kaya akan nutrisi, terutama protein, yang sangat diperlukan ibu hamil. Beberapa penelitian bahkan mengatakan bahwa daging kambing memiliki lebih banyak manfaat daripada daging sapi. Selama dikonsumsi dalam keadaan matang sepenuhnya, Anda tidak perlu khawatir mengonsumsi daging kambing dan ragam olahannya.

Lalu bagaimana dengan sensasi panas yang ditimbulkan daging kambing? Hal itu juga merupakan mitos. Daging kambing yang matang dan tidak pedas tentu tidak akan membuat perut Anda mulas, apalagi keguguran. Keguguran hanya akan terjadi apabila memang telah terjadi masalah pada kondisi janin dalam kandungan.

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing? Dokter justru akan menganjurkan Anda untuk memasukkan menu daging dalam menu harian selama hamil. Tentunya selama itu tidak dikonsumsi secara berlebihan.

Untuk mengetahui lebih pasti kebutuhan nutrisi, termasuk jenis daging yang paling cocok bagi Anda, cobalah melakukan tes nutrigenomik. Tes nutrigenomik akan mempermudah Anda dalam mengatur pola makan sehari-hari.

Manfaat daging kambing bagi ibu hamil

ilustrasi manfaat daging kambing
Sumber gambar

Tahukah Anda bahwa daging kambing memiliki banyak manfaat, terutama bagi ibu hamil? Hal ini tentu merupakan angin segar bagi para penikmat daging kambing. Berikut adalah manfaat yang akan Anda peroleh dari mengonsumsi sepiring daging kambing.

Mencegah penyakit jantung

Daging kambing diklaim memiliki kadar lemak tak jenuh yang lebih tinggi daripada lemak jenuh. Konon, inilah yang membuat profil lemak di dalamnya lebih baik daripada daging sapi. Profil lemak yang bagus inilah yang membantu pencegahan penyakit jantung sejak usia muda.

Akan tetapi, jangan lantas merasa aman dan mengonsumsi daging kambing secara berlebihan. Lemak tak jenuh pun jika dikonsumsi terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol dan justru meningkatkan risiko penyakit jantung. Ingatlah untuk selalu makan dalam porsi yang wajar.

Menurunkan risiko diabetes

Konsumsi daging kambing ternyata juga mampu mengendalikan kadar gula dalam darah. Ini sangat baik bagi Anda yang memiliki riwayat diabetes sebelum hamil. Akan tetapi, ingatlah untuk tidak mengonsumsi nasi berlebihan sambil menyantap daging kambing. Hal itu tentu akan tetap meningkatkan risiko terjadinya diabetes dalam kehamilan.

Menambah cadangan energi

Anda merasa selalu lemas dan tidak sanggup beraktivitas banyak selama hamil? Mungkin Anda perlu makanan yang mengandung banyak asupan energi. Daging kambing adalah solusi bagi ibu hamil yang kekurangan energi. Kadar lemak dan protein yang tinggi dapat meningkatkan stamina para ibu hamil.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Daging kambing terkenal kaya akan protein serta beberapa jenis vitamin dan mineral. Hal itu membantu meningkatkan daya tahan tubuh selama hamil. Konsumsi daging kambing menjadi cukup penting agar Anda tidak mudah terserang penyakit infeksi selama hamil.

Mengatasi anemia

Anemia defisiensi besi merupakan kondisi yang umum dialami oleh ibu hamil. Selain suplementasi besi, ibu hamil juga dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi. Daging merah termasuk daging kambing dikenal mengandung zat besi cukup tinggi, yaitu 3.7mg setiap 85-140g daging. Konsumsi daging kambing secara rutin tentu akan dengan cepat meningkatkan kadar zat besi dan hemoglobin Anda.

Anemia dalam kehamilan merupakan hal yang tak boleh diremehkan. Lakukan perawatan antenatal secara rutin untuk memonitor kadar hemoglobin dalam darah. Anda juga dapat melakukan tes NIPT untuk memantau adanya kelainan genetik pada janin sejak dalam kandungan.

Menjaga berat badan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, daging kambing memiliki kadar lemak tak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan kadar lemak jenuh. Selain itu, ia juga mengandung banyak protein yang dapat mengendalikan rasa lapar. Konsumsi daging kambing dapat membantu Anda mempertahankan berat badan ideal selama hamil, tentunya selama tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Cara mengolah daging kambing yang aman

ilustrasi cara mengolah daging kambing
Sumber gambar

Bolehkah ibu hamil makan daging kambing? Tentu saja boleh bila Anda mengolahnya dengan benar. Satu hal yang paling dikhawatirkan dari konsumsi daging kambing selama hamil adalah penularan penyakit ternak. Oleh karena itu, ikuti langkah berikut untuk mengolah daging kambing mentah agar siap dikonsumsi dengan aman.

  1. Cuci di bawah air mengalir hingga bersih
  2. Rebus daging hingga mendidih untuk mematikan bakteri yang tersisa
  3. Masukkan freezer bila daging tidak segera dikonsumsi
  4. Buang bagian lemak, jeroan, dan kulit
  5. Olah dengan berbagai rempah dan sayuran untuk membuatnya lebih kaya nutrisi

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Setelah melakukan langkah-langkah di atas, Anda tidak perlu khawatir dalam menyantap daging kambing. Semoga artikel ini dapat menjawab pertanyaan bolehkah ibu hamil makan daging kambing dengan jelas. Secara umum, tidak banyak makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Kunci utama adalah bagaimana Anda mengolah makanan tersebut hingga bersih, matang, dan terbebas dari kontaminasi bakteri.

Sumber:

  1. https://www.medicinenet.com/goat_meat_nutrients_benefits_and_downsides/article.htm
  2. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6784592/

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id