Terlihat Sama tapi Beda, Begini Beda Perut Buncit Hamil dan Biasa
Kehamilan

Terlihat Sama tapi Beda, Begini Beda Perut Buncit Hamil dan Biasa

Mei 25th 2022

Bentuk perut hamil 1 minggu saat duduk bisa berbeda dengan perut yang buncit karena lemak. Saat disentuh dengan tangan pun, perut yang buncit karena lemak dan hamil terasa tidak sama.

Melihat pertumbuhan perut saat hamil bisa menjadi salah satu hal yang menarik untuk diamati. Perubahan perut selama kehamilan kerap menjadi salah satu yang dikhawatirkan oleh sebagian besar ibu hamil. Beberapa perut mungkin terlihat seperti bola basket atau semangka, namun sebagian lain hanya terlihat seperti buncit biasa saja. Kok bisa, ya?

Sebenarnya perut buncit karena hamil dan buncit biasa karena lemak itu berbeda. Perut yang buncit karena hamil memiliki keunikan masing-masing yang bergantung pada faktor-faktor seperti tinggi badan, berat badan, massa otot, usia kehamilan, ukuran bayi dan masih banyak lagi. Di usia kehamilan muda, trimester pertama, Anda mungkin tidak selalu menyadari perubahan pada perut Anda. Ukuran perut dan bentuknya akan terlihat secara signifikan pada trimester kedua kehamilan, namun Anda tak perlu khawatir bila sejak trimester pertama ukuran dan bentuk perut Anda terlihat berbeda.

Bentuk perut hamil 1 minggu saat duduk vs perut buncit karena lemak

Untuk meredakan kekhawatiran Anda, yuk kita bahas perbedaan perut yang buncit karena kehamilan dan perut buncit biasa karena lemak.

Perut buncit biasa karena lemak

ilustrasi bentuk perut karena lemak
Sumber gambar

Saat Anda makan terlalu banyak, tidak berolahraga dan jarang beraktivitas fisik, maka lemak akan menumpuk di dalam tubuh yang menyebabkan berat badan bertambah. Banyak wanita yang menyadari bahwa perutnya semakin membesar walaupun berat badan tidak naik, hal ini disebabkan karena adanya peningkatan kadar estrogen di dalam tubuh akibat distribusi lemak yang berlebihan. Lemak ini dapat tersebar ke seluruh bagian tubuh, salah satunya perut. Ketika jumlah lemak meningkat, massa otot cenderung mengalami penurunan sehingga Anda kesulitan membakar lebih banyak kalori di dalam tubuh.

Penumpukan lemak di perut dikenal dengan jenis lemak visceral, di mana lemak ini membungkus organ-organ di dalam perut yang tidak selalu bisa dirasakan atau dilihat, namun membuat perut Anda tampak buncit dari luar. Terlalu banyak lemak di perut bisa mempengaruhi kesehatan Anda, lemak visceral utamanya, dapat meningkatkan risiko kesehatan yang serius, misalnya seperti penyakit jantung, alzheimer, diabetes tipe 2, stroke dan kolesterol tinggi.

Menurut para ilmuwan, lemak visceral menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih sempit sehingga tekanan darah akan naik dan memicu masalah lainnya.

ilustrasi perut rata
Sumber gambar

Ada dua cara untuk mengetahui apakah perut Anda buncit karena lemak visceral atau tidak.

  • Pertama adalah dengan melakukan tes pencitraan sehingga dokter bisa menjelaskan di bagian organ mana saja lemak bersembunyi.
  • Kedua adalah dengan melakukan pengukuran pinggang, di mana ukuran pinggang wanita yang dianggap ideal dan tidak terlalu banyak lemak berkisar pada 78-88,9 cm.

Bagaimana, apakah Anda sudah mencoba mengukurnya, berapa ukuran pinggang Anda saat ini? Semakin besar angka ukuran pinggang menunjukkan bahwa semakin banyak tumpukan lemak di perut, tak heran kan kalau saat ini Anda buncit?

Perut buncit karena kehamilan

ilustrasi buncit kehamilan
Sumber gambar

Bentuk perut hamil 1 minggu saat duduk mungkin tidak terlalu berbeda dari kondisi tidak hamil, karena umumnya perubahan bentuk perut lebih mudah diamati ketika kehamilan masuk di usia trimester kedua.

Namun mungkin Anda merasa bahwa celana jeans yang biasa digunakan tidak lagi muat di usia kehamilan 1 bulan. Perut pun terlihat lebih buncit daripada biasanya. Di usia kehamilan 1 bulan, janin Anda masih berusia kira-kira 14 hari sehingga pertumbuhannya belum besar dan rahim tidak terlalu banyak bertumbuh. Usia kehamilan ditentukan dari tanggal pertama dan terakhir periode menstruasi Anda. Sebenarnya angka ini juga tidak menunjukkan usia yang pasti, namun para ahli sepakat untuk menggunakannya mengamati perkembangan janin hingga persalinan nanti.

Apabila Anda menyadari adanya perubahan bentuk pada perut, Anda tidak salah kok. Hal ini disebabkan oleh kembung yang seringkali dikeluhkan saat hamil. Peningkatan kadar progesteron di dalam tubuh adalah pemicu perut kembung selama kehamilan, di mana progesteron yang tinggi dapat mempengaruhi sistem pencernaan yang berjalan semakin lambat sehingga menyebabkan Anda kembung dan susah buang air besar.

Di usia kehamilan ini, rahim mungkin sudah mulai membesar namun masih tergolong kecil sehingga tidak mungkin menjadi alasan terasa ketatnya celana jeans Anda. Kecuali bila ini adalah kehamilan kedua atau ketiga, Anda mungkin akan menemukan perut lebih buncit dari biasanya karena otot perut melemah akibat kehamilan sebelumnya sehingga perut menjadi lebih mudah tampak buncit daripada biasanya.

Perubahan ukuran perut pada kehamilan

ilustrasi perubahan pada perut saat hamil
Sumber gambar

Lazimnya Anda tidak mengalami perubahan ukuran perut yang signifikan pada trimester pertama, namun Anda bisa melihatnya di trimester kedua, antara minggu ke-12 dan minggu ke-16.

Mendekati usia kehamilan 12 minggu, perut akan terlihat lebih buncit bila Anda tergolong kurus. Sedangkan pada wanita dengan berat badan berlebih, ukuran dan bentuk perut akan mulai terlihat di usia kehamilan 16 minggu.

Apabila perubahan ukuran perut mulai Anda rasakan sejak trimester pertama, ini mungkin lebih banyak dipengaruhi oleh kehamilan sebelumnya, yang diakibatkan otot belum kembali ke bentuk semula.

Apapun bentuk perut Anda dan kapan perut buncit karena kehamilan mulai terlihat, yang terpenting adalah bayi dilahirkan dalam kondisi sehat. Untuk itu, sangatlah penting bagi Anda melakukan tes prenatal non invasif atau NIPT test untuk mencari tahu apakah ada kelainan tertentu pada bayi yang bisa diketahui sejak trimester pertama kehamilan.

Tidak perlu khawatir dengan prosesnya, karena NIPT test hanya melibatkan tes darah sederhana untuk mengetahui apakah ada risiko sindrom down, sindrom Edward, sindrom Patau, sindrom Turner yang terdeteksi melalui pemeriksaan darah tersebut. Skrining tes ini disebut-sebut memiliki efektivitas sebesar 99% sehingga adanya kelainan genetik bisa dideteksi sejak dini.

BACA JUGA: Mengenal NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Apabila Anda tertarik dengan skrining NIPT test, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter Anda untuk mendapatkan informasi lengkap dan langkah apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkannya.

Sumber:

  1. https://www.verywellhealth.com/pregnant-belly-5116657
  2. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/womens-health/in-depth/belly-fat/art-20045809
  3. https://www.webmd.com/diet/what-is-visceral-fat
  4. https://www.healthline.com/health/pregnancy/1-month-pregnant-belly#checklist
  5. https://www.healthline.com/health/pregnancy/when-do-you-start-to-show#presenting-the-bump
  6. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/non-invasive-prenatal-testing-nipt

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id