Manfaat Penggunaan Bantal Hamil Selama Masa Mengandung
Kehamilan

Manfaat Penggunaan Bantal Hamil Selama Masa Mengandung

Oktober 27th 2022

Bantal hamil dapat menjadi solusi yang efektif bagi wanita selama kehamilan. Karena adanya perubahan hormon dan juga bentuk tubuh, maka wanita seringkali mengalami kesulitan untuk bisa tidur nyenyak. Bantal hamil seperti apa yang cocok untuk Anda gunakan selama kehamilan? Simak rekomendasi dan tipsnya dalam artikel ini.

Pada awal kehamilan, kadar hormon progesteron dan hormon lainnya akan meningkat, demikian juga dengan metabolisme tubuh Anda. Akibatnya, tubuh akan mudah mengantuk dan merasa kelelahan. Apalagi jika Anda masih aktif bekerja atau mengurus anak serta rumah tangga, maka Anda akan lebih mudah mengalami kelelahan. Sayangnya, saat sedang hamil Anda seringkali tidak bisa tidur nyenyak begitu saja. Bahkan di setelah mengubah posisi tidur, Anda masih belum merasa nyaman.

Akibat kesulitan tidur terus menerus, Anda bisa mengalami insomnia. Insomnia ini juga mungkin dipengaruhi oleh berbagai gejala kehamilan seperti:

  • Mual
  • Muntah
  • Payudara yang terasa nyeri
  • Peningkatan denyut jantung
  • Sesak napas
  • Suhu tubuh yang meningkat
  • Keinginan buang air kecil terus menerus
  • Kram kaki

Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, ibu hamil juga mungkin mengalami sakit pinggang yang membuat semakin sulit memilih posisi tidur. Ketidaknyamanan dalam tidur ini dapat menimbulkan kecemasan terutama bagi ibu baru yang dapat berkembang menjadi gangguan tidur seperti sleep apnea obstruktif, sindrom kaki gelisah, dan juga GERD.

Mendapatkan tidur yang berkualitas selama kehamilan sangat penting bagi ibu hamil. Tanpa tidur malam berkualitas, Anda akan mengalami kelelahan dan kantuk di siang hari. Kurang tidur kronis dapat berdampak pada sistem kekebalan tubuh, para ahli juga percaya bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin secara signifikan. Beberapa kondisi kesehatan yang bisa disebabkan akibat ibu hamil mengalami kurang tidur di malam hari yaitu:

  • Risiko diabetes gestasional
  • Risiko tekanan darah tinggi
  • Risiko preeklamsia
  • Risiko persalinan prematur
  • Komplikasi yang dapat mempengaruhi jantung, ginjal dan organ lain di dalam tubuh

Untuk mengatasi problem tidur, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter sehingga dokter bisa membantu mengatasi gangguan tidur yang Anda alami. Apabila Anda juga ingin memastikan kondisi kesehatan janin di dalam rahim, Anda bisa menjalani tes NIPT yang berguna mendeteksi kelainan atau kecacatan pada janin sejak usia kehamilan muda.

GERD yang turut memicu kesulitan tidur dapat diatasi dengan mengubah pola hidup sehat. Salah satunya dengan menjalani tes nutrigenomik agar Anda bisa memilih jenis makanan yang lebih baik, yang tak hanya mendukung kesehatan kehamilan dan janin, namun juga mencegah GERD berkembang semakin parah.

Cara mengatasi gangguan tidur selama kehamilan

ilustrasi mengatasi gangguan tidur saat hamil
Sumber gambar

Ada beberapa cara yang efektif untuk mengurangi masalah tidur saat sedang hamil. Salah satu strategi utamanya adalah melakukan penyesuaian tidur dan kebiasaan tidur. Yuk simak, apa saja yang dapat membantu mengatasi gangguan tidur selama kehamilan.

Terapi dan suplemen untuk mengatasi gangguan tidur

Terapi tertentu seperti perangkat continuous positive airway pressure (CPAP) untuk OSA, antasida untuk GERD, atau suplemen vitamin dan mineral untuk RLS dan kondisi lainnya, terbukti efektif mengobati gangguan tidur pada ibu hamil. Namun tentunya dalam mengonsumsi suplemen dan vitamin Anda tetap perlu mempertimbangkan risiko yang bisa mempengaruhi janin yang sedang berkembang. Untuk itu, sebaiknya Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu saat ingin mengonsumsi obat, suplemen maupun obat maupun obat herbal apapun untuk membantu tidur.

Posisi tidur untuk ibu hamil

Posisi tidur saat sedang hamil dapat membantu kesehatan kehamilan dan juga meningkatkan kualitas tidur. Selama kehamilan, seperti dilansir American Sleep Foundation, Anda disarankan untuk tidur dalam posisi miring ke kiri dengan kaki sedikit melengkung sebagai posisi tidur terbaik. Posisi ini membantu memperlancar aliran darah ke jantung, ginjal dan rahim, serta meningkatkan pengiriman oksigen dan nutrisi ke janin.

Namun Anda tetap diperbolehkan mengubah posisi tidur kok. Apabila Anda merasa lelah, Anda masih bisa mengubah posisi tidur miring ke kanan.

Menggunakan bantal hamil selama kehamilan

Berbeda dengan bantal biasa, bantal kehamilan memang dirancang khusus untuk memberikan dukungan ekstra di semua tempat yang paling terpengaruh oleh pertumbuhan janin di dalam perut Anda. Bantal biasa tidak memiliki desain yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan bentuk selama kehamilan. Bantal hamil dibuat untuk meningkatkan kenyamanan sesuai dengan posisi tidur dan lekuk tubuh saat sedang hamil. Keluhan seperti sakit punggung, kram kaki, kekakuan panggul dapat diringankan dengan menggunakan bantal hamil.

Bantal hamil direkomendasikan digunakan selama kehamilan karena memiliki berbagai manfaat sebagai berikut:

  • Kemudahan dalam menyesuaikan dengan posisi tidur selama hamil
  • Menjaga agar leher, punggung dan pinggul tetap sejajar saat tidur
  • Mengurangi tekanan di sekitar pinggul dan tulang kemaluan dengan menjaga kaki tetap sejajar satu sama lain
  • Meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh
  • Memperbaiki kondisi kehamilan umum seperti rasa mual, hidung tersumbat, dan kram kaki
  • Mencegah tubuh secara tidak sengaja berguling ke belakang saat tidur

Jenis bantal hamil mana yang terbaik selama kehamilan?

Ada banyak pilihan jenis bantal hamil yang dikelompokkan berdasarkan bentuknya. Dengan perbedaan bentuk ini, maka tentu saja manfaatnya yang diberikannya bisa berbeda.

Beberapa bantal hamil yang bisa dipilih seperti misalnya:

  • Bantal hamil berbentuk huruf C – manfaat bantal hamil berbentuk huruf C adalah untuk mendukung punggung dan juga perut, menjaga kaki dan pinggul agar tetap sejajar, menjaga leher ditopang dengan baik dan disejajarkan dengan punggung
  • Bantal hamil berbentuk huruf U – bantal hamil berbentuk huruf U dapat mendukung setiap bagian tubuh secara merata, seperti menjaga kaki dan pinggul tetap sejajar, menjaga leher agar ditopang dengan baik dan disejajarkan dengan punggung
  • Bantal hamil berdesain wedge – bantal hamil ini memiliki desain melengkung seperti huruf c namun lebih panjang dan lebar. Desainnya difokuskan untuk melindungi area tertentu seperti perut, punggung, dan bisa diletakkan di antara kedua lutut. Bantal ini dapat mencegah tubuh tak sengaja berguling ke belakang saat sedang tidur serta membuat tubuh Anda tetap sejuk
  • Bantal hamil berbentuk tabung lurus – di Indonesia, bantal hamil semacam ini dikenal dengan istilah guling yang tak hanya nyaman digunakan saat sedang hamil namun juga nyaman digunakan saat tidak hamil. Bantal panjang ini memberikan dukungan penuh pada tubuh bagian depan terutama saat posisi berbaring miring.

Selain memilih bantal hamil berdasarkan desainnya, Anda juga harus memastikan untuk memilih bantal berdasarkan bahannya. Pilih jenis bahan yang menyerap keringat dengan baik, mudah dicuci dan dikeringkan, serta isi di dalamnya tidak memicu alergi.

Meningkatkan kualitas tidur dengan praktek sleep hygiene

ilustrasi meningkatkan kualitas tidur bagi ibu hamil
Sumber gambar

Sleep hygiene dianggap sebagai salah satu hal yang penting dalam kehamilan selain bantal hamil. Sleep hygiene meliputi berbagai aspek yang dapat meningkatkan kualitas tidur, antara lain:

  • Menjaga suhu ruangan tetap sejuk, remang-remang dan tenang
  • Mengutamakan jadwal tidur yang rutin dan teratur
  • Melakukan aktivitas yang menenangkan sebelum tidur seperti membaca buku, mandi, atau mendengarkan musik
  • Menggunakan lampu tidur untuk mempermudah pergerakan semisal Anda harus pergi ke kamar mandi di tengah malam
  • Menghindari kafein, makanan pedas dan makan berat terlalu dekat dengan jam tidur
  • Membatasi akses gadget setidaknya 1 jam sebelum tidur
  • Berolahraga rutin setiap hari
  • Mencukupi kebutuhan cairan terutama di siang hari, dan membatasi asupan cairan sebelum tidur
  • Menulis jurnal

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Cek Kondisi Janin Sejak Dini

Jika kualitas tidur Anda tidak juga membaik setelah melakukan beberapa hal di atas, artinya Anda perlu berkonsultasi dengan dokter dan mungkin membutuhkan terapi kognitif untuk mengatasi insomnia yang Anda alami. Untuk jenis gangguan tidur yang cukup parah, Anda juga mungkin membutuhkan obat untuk membantu agar bisa tidur. Tetapi jangan minum obat sembarangan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter, ya. Ingatlah bahwa kondisi kehamilan Anda adalah istimewa dan rentan sehingga Anda tidak bisa sembarangan minum obat tanpa pengawasan dan resep dokter.

Sumber:

  1. https://www.verywellfamily.com/do-you-need-a-pregnancy-pillow-5084502
  2. https://parenting.firstcry.com/articles/pregnancy-pillow-benefits-types-and-how-to-use/
  3. https://www.newtonbaby.com/blogs/pregnancy/pregnancy-pillow
  4. https://www.sleepfoundation.org/pregnancy
  5. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/sleep-during-pregnancy/art-20043827

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id