Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil, Apa Saja?
Kehamilan

Manfaat Asam Folat untuk Ibu Hamil, Apa Saja?

Juli 12th 2022

Asam folat untuk ibu hamil adalah nutrisi yang sangat penting bagi kehamilan. Mengonsumsi cukup asam folat dapat mencegah kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang janin.

Kecacatan pada janin bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, salah satunya kekurangan nutrisi seperti asam folat. Untuk mendeteksi kecacatan atau kelainan pada janin, Anda bisa mendapatkan berbagai tes yang bisa dilakukan selama kehamilan seperti tes CSV, amniocentesis, dan juga NIPT test. Masing-masing tes memiliki manfaat yang berbeda, yang bisa membantu mendeteksi kecacatan dan kelainan genetik lebih dini, sehingga Anda dan dokter bisa membicarakan dan mencari solusi terbaik bagi kehamilan dan janin.

Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat atau vitamin B9, yang dapat ditemukan di dalam suplemen, sedangkan folat adalah bentuk alami dari vitamin B9 yang larut dalam air dan dapat ditemukan dari berbagai jenis makanan. Asam folat biasanya dijual dalam bentuk suplemen untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu hamil, dengan dosis yang beragam sesuai dengan kebutuhan. Suplemen asam folat direkomendasikan untuk dikonsumsi terutama bila tidak yakin kebutuhan akan folat selama kehamilan sudah tercukupi melalui makanan saja.

Tanda-tanda dan penyebab kekurangan asam folat untuk ibu hamil

ilustrasi kekurangan asam folat untuk ibu hamil
Sumber gambar

Kekurangan asam folat secara umum disebabkan oleh pola makan yang kurang ideal, di mana makanan yang mengandung folat secara alami tidak dikonsumsi dengan cukup. Kekurangan asam folat juga dapat disebabkan oleh beberapa hal, misalnya seperti:

  • Adanya gangguan pencernaan – gangguan pencernaan dapat menyebabkan pencernaan kesulitan menyerap asam folat dengan maksimal, misalnya jika Anda mengalami penyakit Crohn atau celiac
  • Konsumsi alkohol berlebihan – orang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol berlebihan, cenderung tidak mendapatkan cukup asupan folat
  • Sayuran terlalu matang – folat adalah jenis nutrisi yang larut dalam air dan juga dapat rusak bila dipanaskan terlalu lama. Memasak sayuran terlalu matang menyebabkan folat di dalamnya rusak sehingga Anda tidak mendapatkan cukup asupan folat dari makanan yang Anda konsumsi
  • Anemia hemolitik – kelainan darah seperti anemia hemolitik juga dapat menyebabkan kekurangan asam folat, karena sel darah merah dihancurkan terlalu cepat sebelum sel yang baru diproduksi oleh tubuh
  • Sedang dalam pengobatan tertentu – mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat anti kejang dapat menghalangi penyerapan folat

Sedang menjalani perawatan tertentu – menjalani perawatan tertentu seperti cuci darah dapat menyebabkan tubuh kehilangan folat dan nutrisi lain di dalam tubuh

Saat mengalami kekurangan asam folat, tubuh akan mengalami gejala seperti kelelahan ekstrim serta gejala lain, seperti misalnya:

  • Wajah terlihat pucat
  • Sesak napas
  • Mudah tersinggung
  • Pusing
  • Lidah merah dan lembek
  • Sariawan
  • Kemampuan indera perasa menurun
  • Gangguan ingatan
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Kebingungan
  • Kesulitan dalam membuat keputusan
  • Otot melemah
  • Depresi
  • Penurunan berat badan yang tidak bisa dijelaskan
  • Diare
  • Kekurangan energi

Manfaat mengonsumsi asam folat untuk ibu hamil

ilustrasi hasil usg
Sumber gambar

Baik asam folat atau folat, dibutuhkan ibu hamil baik saat merencanakan kehamilan maupun di sepanjang usia kehamilan. Berikut adalah beberapa manfaat mengonsumsi asam folat/folat bagi ibu hamil:

  • Folat membentuk DNA dan RNA serta terlibat dalam metabolisme protein. Folat memainkan peran kunci dalam memecah homosistein, asam amino yang memberikan efek berbahaya dalam tubuh jika hadir dalam jumlah berlebihan.
  • Folat juga dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah yang sehat, yang sangat penting selama periode pertumbuhan cepat seperti selama kehamilan dan perkembangan janin.
  • Mengonsumsi cukup asam folat dapat membantu memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan organ janin, serta mencegah cacat bawaan lahir termasuk cacat tabung saraf seperti spina bifida, encephalocele dan anencephaly.
  • Mengonsumsi cukup asam folat menghindarkan dari kondisi anemia defisiensi folat , di mana anemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat
  • Mengonsumsi cukup asam folat dapat mencegah komplikasi seperti ketidaksuburan, jenis kanker tertentu, penyakit kardiovaskular, depresi, demensia, penurunan fungsi kognitif dan alzheimer

Berapa banyak konsumsi asam folat untuk ibu hamil?

Tiga bulan sebelum hamil, atau saat sedang menjalani program hamil, biasanya Anda akan disarankan untuk mengonsumsi sekitar 400 mcg asam folat, baik yang bisa diperoleh melalui makanan maupun suplemen.

Saat sudah berhasil hamil, The American College of Obstetricians and Gynecologists merekomendasikan agar setiap wanita hamil mengonsumsi setidaknya 600 mcg asam folat setiap hari. Mengonsumsi asam folat lebih dini, secara efektif membantu mencegah dan menurunkan risiko cacat tabung saraf.

Anda mungkin membutuhkan lebih banyak asupan asam folat, berkisar 4.000 mcg apabila memiliki riwayat melahirkan bayi dengan cacat tabung saraf. Diskusikan lagi dengan dokter kebutuhan asupan asam folat Anda jika memiliki kondisi tertentu, misalnya seperti:

  • Memiliki penyakit ginjal
  • Sedang menjalani perawatan cuci darah
  • Memiliki riwayat penyakit sel sabit
  • Memiliki riwayat penyakit hati/ liver
  • Mengonsumsi obat epilepsi
  • Mengonsumsi obat diabetes
  • Dalam pengobatan lupus, psoriasis, rheumatoid arthritis, asma, atau penyakit radang usus
  • Memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol

Jenis makanan yang mengandung folat

ilustrasi makanan mengandung asam folat
Sumber gambar

Selain dari suplemen, asam folat untuk ibu hamil dapat ditemukan secara alami melalui makanan. Sayangnya karena mudah larut dalam air, folat di dalam bahan makanan mudah rusak apabila dimasak terlalu matang. Sementara itu, mengonsumsi makanan yang mentah atau setengah matang juga membawa risiko tersendiri bagi kehamilan dan janin, sehingga selain mengonsumsi makanan di bawah ini, sebaiknya Anda tetap mengonsumsi suplemen asam folat untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan folat.

Beberapa makanan yang mengandung folat alami adalah sebagai berikut:

  • Sayuran – brokoli, kubis, bunga kol, bayam, buncis, lettuce, jamur, jagung manis, zucchini, dan lain sebagainya
  • Buah-buahan – alpukat, jeruk, keluarga berry, pisang, dan lain sebagainya
  • Polong-polongan – kacang polong, kedelai, kacang merah, lentil, dan lain sebagainya
  • Telur
  • Kacang-kacangan
  • Aneka jus buah yang difortifikasi
  • Produk tepung yang telah difortifikasi
  • Sereal yang telah difortifikasi

Selain memenuhi asupan folat dari jenis makanan di atas, Anda bisa memenuhi kebutuhan folat harian dengan mengonsumsi suplemen kehamilan. Berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter kandungan terkait jenis suplemen dan dosis yang Anda butuhkan selama kehamilan. Dokter akan menentukan jenis dan dosis suplemen yang tepat dan aman sesuai dengan kondisi kesehatan dan kehamilan Anda.

BACA JUGA: NIPT Test, Metode untuk Mengetahui Kondisi Janin Sejak Dini

Selalu dapatkan pemeriksaan kandungan sesuai dengan yang telah dijadwalkan oleh dokter Anda, sehingga dokter dapat memantau kehamilan, perkembangan janin, dan dapat mendeteksi adanya masalah kehamilan agar bisa ditangani sejak dini.

Sumber:

  1. https://www.webmd.com/baby/folic-acid-and-pregnancy
  2. https://www.pregnancybirthbaby.org.au/folate-and-pregnancy
  3. https://www.healthline.com/health/pregnancy/folic-acid#foods-with-folic-acid
  4. https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/folic-acid/
  5. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22198-folate-deficiency

Temukan pengalaman baru cek kesehatan dengan mengetahui masa depanmu!

DAFTAR KONSULTASI GRATIS

Connect with us on instagram

@tanyadna.id